Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
TNI/POLRI

Siaga Karhutla, Polda Jambi Perkuat Operasi Aman Nusa II: Personel Diminta Cepat, Disiplin dan Utamakan Keselamatan

Avatar photo
82
×

Siaga Karhutla, Polda Jambi Perkuat Operasi Aman Nusa II: Personel Diminta Cepat, Disiplin dan Utamakan Keselamatan

Sebarkan artikel ini

JAMBI, [Gaperta.id] – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menuntut kesiapsiagaan yang tidak boleh kendur. Polda Jambi kembali memastikan personelnya tetap berada dalam kondisi siap menghadapi potensi bencana melalui Apel Personel Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Senin (28/9/2026) pagi.

Apel dipimpin langsung Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., dengan diikuti Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, S.I.K., M.H., para Kasubsatgas Aman Nusa II serta seluruh personel yang terlibat dalam operasi.

Di hadapan peserta apel, Brigjen Pol. K. Yani Sudarto menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi karhutla bukan sekadar menjalankan agenda operasi. Menurutnya, tugas tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan dan pengabdian Polri kepada masyarakat.

Ia mengapresiasi seluruh personel yang selama pelaksanaan Operasi Aman Nusa II 2026 telah terlibat dalam berbagai langkah pencegahan maupun penanggulangan bencana, terutama kebakaran hutan dan lahan.

 “Saya mewakili pimpinan mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan Operasi Aman Nusa II 2026. Sudah banyak kegiatan yang dilakukan dalam upaya mencegah dan menanggulangi bencana alam, khususnya karhutla,” ujar Wakapolda.

Jangan Lewatkan :  Satgas Pamtas Yonkav 12/BC Terima Penyerahan Hewan Di Lindungi

Tugas Lapangan Harus Menjadi Pengabdian

Dalam arahannya, Wakapolda juga meminta seluruh personel tidak memandang tugas semata-mata sebagai rutinitas kedinasan. Setiap langkah yang dilakukan di lapangan, katanya, harus dijalankan dengan rasa tanggung jawab dan menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Karhutla merupakan persoalan yang membutuhkan kesiapsiagaan secara berkelanjutan. Karena itu, personel diminta tidak lengah serta terus membangun koordinasi dan kerja sama dengan berbagai unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana.

Brigjen Pol. K. Yani Sudarto juga mengingatkan bahwa pelaksanaan tugas di lapangan tidak selalu berjalan mudah. Personel bisa saja menghadapi kritik, cemoohan maupun pihak-pihak yang menyepelekan pekerjaan yang dilakukan.

Namun, situasi tersebut diminta tidak mematahkan semangat.

“Dalam bertugas tentunya kita akan menghadapi berbagai tantangan, termasuk adanya cemoohan atau pihak yang menyepelekan tugas kita. Jadikan hal tersebut sebagai motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk terus memperbaiki diri,” tegasnya.

Pesan itu sekaligus menjadi pengingat agar personel mampu menjaga profesionalitas di tengah berbagai dinamika yang mungkin muncul selama pelaksanaan operasi.

Bukan Hanya Siap Personel, Administrasi Juga Harus Tertib

Selain kesiapan fisik dan operasional, Wakapolda menaruh perhatian terhadap aspek administrasi.

Jangan Lewatkan :  Laporan Kesiapan Latsitarda Nusantara XLIV/2024 Taruna Akademi Militer Tingkat IV/Sermatutar TP 2023/2024

Seluruh tahapan Operasi Aman Nusa II diminta terdokumentasi dan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Personel juga ditekankan untuk bekerja berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) dengan keselamatan sebagai salah satu prioritas utama.

Kedisiplinan tersebut dinilai penting agar setiap tindakan di lapangan dapat dipertanggungjawabkan sekaligus memastikan operasi berlangsung secara terukur dan efektif.

Pencegahan Karhutla Tak Bisa Dikerjakan Sendiri

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa Operasi Aman Nusa II merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Menurutnya, kesiapsiagaan personel harus berjalan beriringan dengan respons cepat dan sinergi antarlembaga.

“Polda Jambi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Kesiapsiagaan personel, respons cepat, serta sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, Manggala Agni dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana,” ujar Kombes Pol. Erlan.

Sinergi tersebut menjadi bagian penting karena penanganan karhutla tidak dapat hanya dibebankan kepada satu institusi. Dibutuhkan komunikasi, koordinasi, serta respons bersama ketika ditemukan titik ataupun kondisi yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.

Jangan Lewatkan :  Polres Tapteng Lakukan Sidak Pasar, Temukan Produk Tanpa Tanggal Kedaluwarsa

Masyarakat Diminta Ikut Menjadi Mata dan Telinga di Lapangan

Polda Jambi juga mengajak masyarakat mengambil bagian dalam pencegahan karhutla dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.

Masyarakat yang mengetahui adanya potensi kebakaran diminta segera menyampaikan informasi kepada petugas sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

 “Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan peran bersama. Apabila menemukan adanya potensi karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” kata Kombes Pol. Erlan.

Apel Operasi Aman Nusa II tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa menghadapi potensi karhutla tidak cukup hanya dengan menunggu bencana terjadi.

Kesiapsiagaan personel, disiplin menjalankan SOP, kecepatan merespons informasi dan kuatnya koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting agar setiap potensi kebakaran dapat dicegah maupun ditangani sejak dini.

Polda Jambi memastikan Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 terus dilaksanakan secara tertib dan terukur dengan tetap menempatkan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan sebagai perhatian utama.