Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Regional

Imigrasi Kelas II TPI Belawan Raih Penghargaan terbaik Implementasi Full CMS Awards 2026

Avatar photo
102
×

Imigrasi Kelas II TPI Belawan Raih Penghargaan terbaik Implementasi Full CMS Awards 2026

Sebarkan artikel ini
Dipimpin Eko Yudis Parlin Rajagukguk, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Raih Predikat Satuan Kerja Peringkat Terbaik Implementasi Full Cash Management System, Perkuat Komitmen Transparansi, Akuntabilitas, dan Digitalisasi Pengelolaan Anggaran.

BELAWAN, [Gaperta.id] — Komitmen membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel kembali membuahkan prestasi bagi Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Belawan, Sumatera Utara.

Di tengah tuntutan reformasi birokrasi dan modernisasi tata kelola keuangan negara, institusi pelayanan keimigrasian tersebut berhasil menorehkan capaian membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Satuan Kerja Peringkat Terbaik Implementasi Full Cash Management System (CMS) dalam ajang bergengsi KPPN Medan I Awards 2026.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kinerja satuan kerja dalam mengimplementasikan sistem pengelolaan transaksi keuangan secara elektronik, sekaligus memperkuat prinsip tertib administrasi, efisiensi, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Piagam penghargaan diterima langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, pada kegiatan yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Medan I, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Putri Hijau, Gedung Keuangan Negara II Lantai 6, Jalan Diponegoro Nomor 30 A, Kota Medan, Sumatera Utara.

Capaian ini menjadi momentum penting bagi jajaran Imigrasi Belawan untuk terus memperkuat budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pengelolaan keuangan negara.

Penghargaan Kinerja Terbaik pada Semester I Tahun Anggaran 2026

KPPN Medan I Awards 2026 diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada satuan kerja yang dinilai menunjukkan kinerja unggul dalam berbagai aspek pengelolaan keuangan negara selama Semester I Tahun Anggaran 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan memperoleh penghargaan pada kategori implementasi penuh Cash Management System.

Penghargaan itu diserahkan oleh Kepala KPPN Tipe A1 Medan I, Nova Juliana Sianturi, kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk.

Momentum penyerahan piagam tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya kolaborasi antara satuan kerja pemerintah dan instansi perbendaharaan negara dalam mendorong pengelolaan keuangan yang semakin tertib dan modern.

Implementasi CMS merupakan salah satu langkah pemanfaatan teknologi perbankan dalam pelaksanaan transaksi keuangan pemerintah secara elektronik.

Jangan Lewatkan :  Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan: Pentingnya Kelola Pertanahan dengan Teliti dan Tepat

Melalui penerapan sistem tersebut, proses transaksi diharapkan dapat berlangsung secara lebih efisien, terdokumentasi, dan mendukung pengendalian administrasi keuangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Imigrasi Belawan: Penghargaan Merupakan Hasil Kerja Sama Seluruh Jajaran

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut tidak terlepas dari komitmen dan kerja sama seluruh jajaran dalam membangun tata kelola keuangan yang tertib dan bertanggung jawab.

Menurutnya, prestasi yang diraih menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, khususnya dalam pengelolaan anggaran dan pelayanan publik.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan mempertahankan kinerja yang akuntabel. Kami berkomitmen untuk terus bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memastikan setiap pelaksanaan anggaran memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat,” ujar Eko.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penghargaan tidak semestinya dipandang sebagai akhir dari sebuah pencapaian, melainkan menjadi dorongan untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas organisasi.

Sebab, tata kelola keuangan yang baik memerlukan komitmen berkelanjutan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pencatatan, hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

Prestasi sebuah institusi pemerintah bukan semata-mata diukur dari penghargaan yang diterima, tetapi juga dari kemampuan mempertahankan integritas, meningkatkan kualitas kinerja, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Digitalisasi Keuangan, Fondasi Birokrasi Modern dan Akuntabel

Penerapan Cash Management System menjadi bagian penting dalam transformasi administrasi keuangan pemerintah menuju sistem yang semakin modern dan berbasis teknologi.

Dalam praktik pengelolaan anggaran, pemanfaatan transaksi elektronik membantu memperkuat efisiensi proses pembayaran, pencatatan, serta pengawasan administrasi.

Penerapan sistem digital juga dapat mendukung tersedianya jejak transaksi yang lebih mudah ditelusuri melalui mekanisme pengendalian dan pemeriksaan yang berlaku.

Bagi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, keberhasilan meraih predikat terbaik dalam implementasi CMS mencerminkan perhatian terhadap peningkatan kualitas pengelolaan administrasi keuangan.

Namun demikian, keberhasilan implementasi sistem elektronik tetap harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap peraturan perbendaharaan, pengendalian internal, serta pemeriksaan dan pertanggungjawaban anggaran.

Jangan Lewatkan :  Belum Mencapai Dua Tahun, Proyek Jalan Kabupaten di Kecamatan Sekayam Sudah Banyak Yang Retak dan Berlubang.

Digitalisasi bukan sekadar mengganti transaksi manual menjadi elektronik, tetapi juga merupakan kesempatan memperkuat disiplin administrasi dan akuntabilitas aparatur negara.

Dengan penerapan yang konsisten, modernisasi sistem keuangan diharapkan mampu mendukung pengelolaan anggaran yang semakin efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

KPPN Medan I Perkuat Pemahaman Anti Gratifikasi dan Pengelolaan Akhir Tahun Anggaran

Selain pemberian penghargaan, kegiatan KPPN Medan I Awards 2026 juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda strategis bagi satuan kerja pemerintah.

Agenda tersebut mencakup sosialisasi Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-9/PB/2026 mengenai langkah-langkah menghadapi akhir Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi anti gratifikasi dan inovasi layanan yang disampaikan Kepala KPPN Tipe A1 Medan I, Nova Juliana Sianturi.

Materi tersebut mempunyai peran penting dalam memperkuat pemahaman aparatur pemerintah mengenai integritas, kepatuhan administratif, dan pelaksanaan anggaran sesuai ketentuan.

Memasuki penghujung tahun anggaran, satuan kerja dituntut untuk semakin cermat dalam menyelesaikan berbagai kewajiban keuangan, memastikan ketepatan proses administrasi, serta menjaga kualitas pertanggungjawaban.

Sementara itu, penguatan pemahaman anti gratifikasi menjadi bagian dari upaya membangun aparatur yang menjunjung tinggi etika dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Kegiatan yang dihadiri pejabat instansi pemerintah serta para kepala satuan kerja di wilayah kerja KPPN Medan I tersebut menjadi wadah untuk menyelaraskan pemahaman dan memperkuat kualitas tata kelola keuangan negara.

Sejalan dengan Arahan Direktur Jenderal Imigrasi

Eko Yudis Parlin Rajagukguk menambahkan bahwa upaya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di lingkungan Imigrasi Belawan merupakan bagian dari komitmen memperkuat integritas dan profesionalisme aparatur.

Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengenai pentingnya peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sebagai institusi yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat dan menjalankan fungsi keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan memiliki tanggung jawab untuk menjaga kualitas administrasi serta memastikan setiap kegiatan organisasi dilaksanakan sesuai peraturan.

Jangan Lewatkan :  Musda Golkar XI Sulut Disorot, Diduga Wartawan Dibatasi Akses Pers

Karena itu, capaian dalam pengelolaan keuangan perlu terus dipertahankan dan dijadikan bagian dari penguatan budaya kerja yang profesional.

Keberhasilan implementasi CMS diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk semakin disiplin dalam pengelolaan anggaran sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja.

Penghargaan Harus Menjadi Motivasi untuk Terus Meningkatkan Pelayanan Publik

Penghargaan yang diterima Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menjadi salah satu indikator positif atas kinerja administratif satuan kerja pada kategori yang dinilai KPPN Medan I.

Meski demikian, peningkatan tata kelola keuangan harus terus diiringi dengan pelayanan publik yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sistem keuangan yang tertib diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas organisasi, penyediaan fasilitas pelayanan, serta penggunaan anggaran secara tepat sasaran.

Dalam konteks reformasi birokrasi, pengelolaan keuangan dan kualitas pelayanan masyarakat merupakan dua hal yang saling mendukung.

Penghargaan di bidang administrasi keuangan menjadi modal untuk memperkuat kepercayaan, sementara kualitas pelayanan sehari-hari tetap menjadi ukuran yang langsung dirasakan masyarakat.

Imigrasi Belawan Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Masyarakat

Melalui keberhasilan meraih penghargaan KPPN Medan I Awards 2026, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja pengelolaan keuangan yang akuntabel dan profesional.

Capaian tersebut juga menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi seluruh jajaran yang terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola organisasi.

Di bawah kepemimpinan Eko Yudis Parlin Rajagukguk, prestasi ini diharapkan menjadi penyemangat untuk terus berinovasi, memperkuat integritas, dan membangun pelayanan pemerintahan yang semakin berkualitas.

Sebab, keberhasilan sebuah lembaga negara tidak cukup hanya ditandai oleh deretan piagam penghargaan, tetapi harus tercermin dalam kejujuran pengelolaan anggaran, tanggung jawab aparatur, serta manfaat pelayanan yang dirasakan masyarakat.

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan diharapkan terus menjaga capaian positif tersebut, memperkuat modernisasi tata kelola, dan meningkatkan kualitas pelayanan sejalan dengan semangat:

“IMIGRASI UNTUK RAKYAT.”

Penulis: Bambang HermantoEditor: Gaperta.id