Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Regional

Dari Puncak Tertinggi Sumatera, Dispora Kerinci Siap Gaungkan Sumpah Pemuda ke-98: Kobarkan Nasionalisme untuk Indonesia!

Avatar photo
168
×

Dari Puncak Tertinggi Sumatera, Dispora Kerinci Siap Gaungkan Sumpah Pemuda ke-98: Kobarkan Nasionalisme untuk Indonesia!

Sebarkan artikel ini
Dispora Kabupaten Kerinci Jadwalkan Pendakian Gunung Kerinci pada 27–29 Oktober 2026, Pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda Direncanakan Berlangsung di Puncak Gunung Kerinci sebagai Simbol Persatuan dan Ketangguhan Generasi Bangsa

KERINCI, [Gaperta.id] — Semangat Sumpah Pemuda tidak hanya hidup dalam catatan sejarah, tetapi terus menemukan maknanya melalui keberanian, persatuan, pengabdian, dan karya nyata generasi penerus bangsa.

Menyongsong peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), mempersiapkan kegiatan yang sarat nilai patriotisme dengan mengagendakan pendakian dan pembacaan teks Sumpah Pemuda di puncak Gunung Kerinci, gunung tertinggi di Pulau Sumatera.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Oktober 2026 tersebut mengusung semangat “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, sebagai ajakan kepada generasi muda agar terus memperkokoh nasionalisme, meningkatkan solidaritas, serta mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa.

Melalui kegiatan ini, Dispora Kerinci berupaya menghadirkan peringatan Sumpah Pemuda yang tidak berhenti pada upacara dan kegiatan seremonial, melainkan diwujudkan melalui pengalaman yang menuntut kebersamaan, kedisiplinan, ketangguhan, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Gunung Kerinci Jadi Simbol Ketangguhan dan Persatuan Pemuda

Pemilihan Gunung Kerinci sebagai lokasi kegiatan memiliki makna simbolis yang kuat.

Gunung yang menjulang setinggi sekitar 3.805 meter di atas permukaan laut tersebut bukan hanya menjadi salah satu kebanggaan alam Indonesia, tetapi juga melambangkan tantangan yang membutuhkan persiapan, keberanian, kerja sama, dan semangat pantang menyerah.

Melalui pendakian menuju puncak tertinggi Sumatera, peserta diharapkan dapat memaknai kembali perjuangan para pemuda pada 28 Oktober 1928 yang berhasil menyatukan tekad kebangsaan melalui ikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan: Indonesia.

Hampir satu abad setelah ikrar bersejarah itu dikumandangkan, nilai-nilai persatuan tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, termasuk perkembangan teknologi, perubahan sosial, persaingan global, dan tuntutan pembangunan yang semakin kompleks.

Jangan Lewatkan :  Peringati Hari Anak Nasional Pelindo Regional I Ikut Serta Partisifasi Khitanan Gratis

Pendakian ini diharapkan menjadi refleksi bahwa perjalanan menuju kemajuan bangsa, sebagaimana perjalanan menaklukkan tantangan alam, membutuhkan kesungguhan, solidaritas, dan tanggung jawab bersama.

Kepala Dispora Asril Ajak Generasi Muda Bangun Semangat Kebangsaan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kerinci, Asril, bersama jajaran Dispora mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai sarana memperkuat rasa cinta tanah air dan kepedulian terhadap kemajuan daerah.

Melalui agenda tersebut, Dispora berupaya menumbuhkan karakter pemuda yang tidak hanya memiliki kekuatan fisik dan keberanian menghadapi tantangan, tetapi juga menjunjung nilai kebersamaan, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan.

Keberadaan generasi muda dipandang memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Karena itu, kegiatan kepemudaan diharapkan mampu mendorong lahirnya pribadi-pribadi yang tangguh, kreatif, bertanggung jawab, dan siap memberikan kontribusi bagi pembangunan.

Peringatan Sumpah Pemuda juga diharapkan menjadi ruang mempererat hubungan antargenerasi sekaligus membangun kesadaran bahwa perbedaan latar belakang bukanlah penghalang untuk bersatu dalam tujuan yang lebih besar.

Pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda Dijadwalkan 28 Oktober

Berdasarkan agenda yang disiapkan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kerinci, rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung selama tiga hari.

Selasa, 27 Oktober 2026, menjadi awal pelaksanaan pendakian Gunung Kerinci.

Selanjutnya, pada Rabu, 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, dijadwalkan pembacaan teks Sumpah Pemuda di puncak Gunung Kerinci.

Jangan Lewatkan :  Jasa Raharja–Pependa Rantauprapat Beri “Reward” Wajib Pajak Lewat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Sementara itu, Kamis, 29 Oktober 2026, diagendakan sebagai hari perjalanan turun dan penyelesaian rangkaian kegiatan.

Pelaksanaan agenda di kawasan pegunungan tersebut tentunya perlu menyesuaikan kondisi cuaca, keselamatan peserta, status aktivitas gunung api, serta ketentuan dan perizinan dari pengelola kawasan konservasi.

Rencana kegiatan ini juga melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), serta badan usaha milik daerah (BUMD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Selain unsur pemerintahan, kegiatan tersebut diinformasikan terbuka bagi masyarakat umum yang memiliki minat dan memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi.

Nasionalisme dan Kepedulian Lingkungan Harus Berjalan Beriringan

Selain memperkuat semangat kebangsaan, kegiatan ini juga membawa pesan penting mengenai tanggung jawab generasi muda dalam menjaga kelestarian alam Indonesia.

Gunung Kerinci merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, salah satu kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis tinggi dan menjadi habitat berbagai jenis flora serta fauna.

Oleh sebab itu, semangat patriotisme yang dibangun melalui kegiatan pendakian perlu diwujudkan pula dalam sikap menghormati alam, menjaga kebersihan jalur pendakian, tidak merusak vegetasi, serta menaati aturan keselamatan dan konservasi.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pendidikan karakter yang menanamkan pemahaman bahwa mencintai Indonesia juga berarti menjaga kekayaan alam dan lingkungan hidup yang diwariskan kepada generasi mendatang.

Dari Kerinci untuk Indonesia, Pemuda Didorong Menjadi Penggerak Kemajuan

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Gunung Kerinci juga sejalan dengan semangat pembangunan daerah, yakni “Menuju Kerinci yang Berdaya Saing, Maju dan Sejahtera.”

Melalui momentum nasional tersebut, generasi muda Kerinci diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan, mengembangkan kreativitas, memperkuat karakter, dan berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.

Jangan Lewatkan :  Optimal Jaga Ketahanan Energi Selama Periode Nataru 2026, Kilang Pertamina Dumai Terima Kunjungan Anggota Komite BPH Migas

Semangat persatuan yang diwariskan para pendiri bangsa perlu terus diterjemahkan dalam tindakan nyata, baik melalui pendidikan, kewirausahaan, kepedulian sosial, inovasi, maupun pelestarian lingkungan.

Sebab, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas generasi muda yang bersedia bekerja, berkarya, dan mengabdi untuk kepentingan bangsa.

Informasi Pendaftaran dan Partisipasi

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 melalui pendakian Gunung Kerinci, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung panitia:

Maulid: 0822-7824-4519

Edo: 0822-8124-9722

Calon peserta diimbau memastikan persyaratan, kelayakan fisik, perlengkapan pendakian, perizinan, serta kepastian pelaksanaan kegiatan kepada panitia dan otoritas yang berwenang.

Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Sejarah, Melainkan Amanah untuk Masa Depan Bangsa

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 merupakan momentum untuk kembali merenungkan perjuangan generasi muda tahun 1928 yang menempatkan kepentingan bangsa di atas perbedaan dan kepentingan kelompok.

Semangat itulah yang hendak dihidupkan melalui rencana pembacaan ikrar Sumpah Pemuda di puncak Gunung Kerinci.

Di tengah berbagai tantangan zaman, generasi muda Indonesia diharapkan mampu menjaga warisan persatuan tersebut melalui karya, integritas, kepedulian, dan keberanian untuk membawa perubahan positif.

Dari kaki gunung hingga puncak tertinggi Sumatera, semangat persatuan diharapkan terus bergema sebagai pengingat bahwa Indonesia yang kuat lahir dari generasi muda yang bersatu, tangguh, dan mencintai bangsanya.

Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa: Indonesia!