Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukumRegional

Bantuan Langsung Tunai “BLT” Menjadi Permainan Pemerintah Kota Subullussalam di Kampong Pancing Kecamatan Longkib

Avatar photo
640
×

Bantuan Langsung Tunai “BLT” Menjadi Permainan Pemerintah Kota Subullussalam di Kampong Pancing Kecamatan Longkib

Sebarkan artikel ini

Subulussalam, [Gaperta.id] – Penerima BLT (bantuan langsung tunai) kemiskinan ekstrim dilokasi Kampong Panji Kecamatan Longkib Pemerintah Kota Subulussalam Provinsi Aceh, sangat perlu untuk jadi sorotan publik terutama bagi pemangku kepentingan penyalur bantuan agar keluhan warga dapat teratasi. Jum’at (29/3/2024)

Menurut nara sumber tidak ingin namanya ditulis, “masalah BLT 86 orang kenapa bisa menjadi 18 orang lagi yang dapat, sebelumnya geuchik lama kami dapat semua kenapa sekarang, setelah Geuchik dijabat PJ tanpa pemberitahuan langsung dikurangi menjadi 18 orang lagi.

Jangan Lewatkan :  Seroja Awards 2024 KPKNL Dumai, 53 Penghargaan Diserahkan

“Sedangkan kami tidak dapat bantuan apapun mau PKH BNT beras dan lain-lain kami tidak ada dapat, alasannya Geuchik PJ BLT ekstrim itu menjadi alasan Geuchik PJ dan sebelumnya pun semasa Geuchik lama itu juga menamakan BLT ekstrim tapi kami tetap dapat.”

Jangan Lewatkan :  Pesta Air Tutup Tradisi Korps Taruna Akmil Tingkat III dan IV TP 2024/2025

Soalnya dari dulu BLT itu ada dan sama aja namanya hanya yang dapat PKH, dan bantuan lain tidak dapat BLT lagi jadi sekarang kenapa lah dibuat Geuchik PJ peraturan baru, kebanyakan kami yang ditinggalkan tidak ada dapat bantuan apapun hanya bantuan BLT itu pun kami dihilangkan.

Jangan Lewatkan :  Sosialisasi Operasi Patuh 2025: Dirlantas Polda Jambi Edukasi Sopir Angkutan Terkait Over Dimensi dan Over Loading

Inisial G PJ Kepala Kampong Panji, “BLT yang sekarang prosesnya adalah bantuan langsung tunai untuk kemiskinan ekstrim bukan seperti saat kita terdampak covid, untuk penerima BLT kemiskinan ekstrim sudah ada kriteria penerimanya, lansia, sakit menahun dan semua sudah kita lakukan dalam musdesus.”

(Redaksi)