Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaTNI/POLRI

Diduga Ada Aktivitas Pelansir BBM Subsidi di SPBU Air Teluh, Polisi Datangi Lokasi

Avatar photo
136
×

Diduga Ada Aktivitas Pelansir BBM Subsidi di SPBU Air Teluh, Polisi Datangi Lokasi

Sebarkan artikel ini

SUNGAI PENUH, [Gaperta.id] – Tak jera SPBU 24.371.46 Air Teluh Kecamatan Kumun Debai Kota Sungai Penuh masih melayani Pelansir BBM Subsidi secara illegal. Selasa (21/07/2026) setelah baru baru ini di ciduknya Pelansir di SPBU 24.371.46 oleh pihak Polres Kerinci.

Kejadian sama terulang kembali selasa (21/07) sekira pukul 13:30 wib di lokasi SPBU 24.371.46 air Teluh Kumun Debai.

Jangan Lewatkan :  Di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79 Tahun Polda Jambi Laksanakan Bakti Religi

Terlihat salah satu kendaraan roda 4 L300 pick up sedang melakukan aktivitas sedot tengki minyak, di belakang bangunan market depan office SPBU24.371.46.

Dinilai pelaku mendapat restu dari pihak SPBU 24.371.46, sebab mereka pelaku Pelansir melakukan aktivitas di depan office SPBU 24.371.46.

Zul direktur SPBU 24.371.46 saat di konfirmasi mengatakan silahkan lapor ke Polres Kerinci dan Pertamina.

Jangan Lewatkan :  Perkaya Kemampuan Pekerja Dalam Berkomunikasi, PT KPI Unit Dumai Gelar Pelatihan Assertive Communication

“Lapor saja ke Polres, silahkan lapor ke Pertamina” Debutnya singkat via pesan whatsappnya.

Tak selang berapa lama tanpak pihak Polres Kerinci lansung ke TKP SPBU air teluh 24.371.46, namun oknum pelaku sudah keburu kabur.

Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP Feri Prasetiawan, S.H., M.H saat di konfirmasi mengatakan bahwa telah menerima laporan dari warga dan anggota telah meluncur ke TKP SPBU Air Teluh.

Jangan Lewatkan :  Jadi Ambassador Perusahaan, SPMT Dorong Karyawan Sebarkan Informasi Positif di Media Sosial

“Kita sudah terima laporan dari warga, saat ini anggota sudah meluncur dan sudah di TKP” Ungkap Kasrim Polres Kerinci AKP Feri Prasetiawan, S.H., M.H.

Saat ini pihak Polres Kerinci terus mendalami dan menyelidiki pelaku baik terduga pelaku dan oknum orang dalam SPBU terlibat.

Penulis: RD