Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Regional

DPD APPSI Kabupaten Tebo 2026–2031 Dilantik, Riri Tekankan Perlindungan Pedagang dan Penguatan Pasar Rakyat

Avatar photo
78
×

DPD APPSI Kabupaten Tebo 2026–2031 Dilantik, Riri Tekankan Perlindungan Pedagang dan Penguatan Pasar Rakyat

Sebarkan artikel ini

TEBO, [Gaperta.id] — Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Tebo masa bakti 2026–2031 resmi dilantik. Kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ilham Hakiki diharapkan tidak berhenti pada aktivitas organisasi semata, tetapi mampu menjadi wadah perjuangan nyata bagi pedagang pasar sekaligus memperkuat keberadaan pasar rakyat di Kabupaten Tebo.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) APPSI Provinsi Jambi, Ari Budhi Pratiwi atau Riri, menegaskan bahwa pelantikan tersebut harus menjadi titik awal bagi pengurus baru untuk bekerja secara serius, terukur dan berpihak pada kepentingan para pedagang.

Menurut Riri, jabatan dalam organisasi bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang menuntut tanggung jawab, dedikasi dan integritas.

 “Pelantikan ini merupakan awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab. Saya berharap seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan integritas, serta benar-benar hadir untuk memperjuangkan kepentingan para pedagang,” ujar Riri.

Ia menilai pasar rakyat memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat. Pasar bukan hanya tempat berlangsungnya transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang perputaran ekonomi lokal yang menghidupi banyak keluarga.

Jangan Lewatkan :  Gagal Berangkat Sesuai Tiket, Agensi Biro Perjalanan PT Zarasisie Jaya Utama Malah Lempar Tangan

Karena itu, menurutnya, pedagang pasar harus mendapatkan ruang perlindungan, pendampingan dan pemberdayaan yang memadai, terutama di tengah perubahan pola perdagangan dan meningkatnya persaingan dengan pasar modern.

APPSI Diminta Hadir Menjawab Persoalan Pedagang

Riri menyebut pedagang pasar saat ini menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari persaingan usaha, fluktuasi harga kebutuhan pokok, akses permodalan hingga tuntutan pembenahan tata kelola dan digitalisasi pasar.

Dalam kondisi tersebut, APPSI dinilai harus mampu menjadi organisasi yang adaptif, solid dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya.

Ia meminta DPD APPSI Kabupaten Tebo membangun komunikasi yang kuat, baik di internal organisasi maupun dengan Pemerintah Kabupaten Tebo, pengelola pasar, aparat dan pemangku kepentingan lainnya.

“Bangun komunikasi yang baik dan jaga kekompakan. Organisasi harus mampu menjadi ruang komunikasi antara pedagang dengan pemerintah maupun stakeholder terkait,” katanya.

Riri juga mendorong agar struktur APPSI diperkuat hingga tingkat komisariat sehingga organisasi benar-benar hadir dekat dengan pedagang.

Menurutnya, keberadaan organisasi sampai ke tingkat akar rumput penting agar persoalan yang dihadapi pedagang dapat diketahui secara langsung dan diperjuangkan melalui mekanisme organisasi.

Jangan Lewatkan :  Inilah Janji Politik: Puluhan Tahun Terisolasi, Suti Semarang Hanya Jadi Ladang Janji Politik

 “APPSI harus hadir sampai ke tingkat akar rumput. Dengan organisasi yang kuat dan dekat dengan pedagang, aspirasi dapat diserap dengan lebih baik dan diperjuangkan,” ujarnya.

Dorong Program Konkret, Bukan Sekadar Seremonial

Selain memperkuat struktur organisasi, DPD APPSI Kabupaten Tebo diminta segera menyusun program kerja yang menyentuh kebutuhan nyata para pedagang.

Program tersebut antara lain dapat diarahkan pada pemberdayaan pedagang, bantuan hukum dan advokasi, akses pembiayaan, peningkatan kapasitas usaha serta penguatan jaringan perdagangan.

Menurut Riri, keberhasilan organisasi tidak akan diukur dari seberapa sering kegiatan seremonial dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana keberadaan APPSI mampu memberikan manfaat nyata kepada anggotanya.

Karena itu, ia berharap kepengurusan baru dapat bergerak aktif dan menjadikan APPSI sebagai organisasi yang benar-benar hadir ketika pedagang menghadapi persoalan.

APPSI dan Pemkab Tebo Didorong Bangun Sinergi

Riri juga menegaskan keterbukaan APPSI untuk membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tebo dalam pengembangan pasar rakyat.

Ia berharap DPD APPSI Kabupaten Tebo dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan pasar yang lebih tertata, aman, nyaman dan produktif, tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha para pedagang.

Jangan Lewatkan :  Masyarakat Belawan Berharap PT Pelindo Dan Pemerintah Daerah Sumatra Utara Segera Perbaiki Jalan Pelabuhan Raya Yang Hancur

“Saya menitipkan DPD APPSI Kabupaten Tebo kepada Pemerintah Kabupaten Tebo agar dapat menjadi mitra strategis dalam pembangunan dan pengembangan pasar rakyat. Kita ingin pasar di Tebo semakin maju dan perekonomian masyarakat juga semakin menggeliat,” kata Riri.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pengelola pasar dan organisasi pedagang menjadi bagian penting dalam menciptakan kebijakan pasar yang berimbang dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak bergantung pada satu atau dua orang, tetapi membutuhkan kekompakan seluruh jajaran pengurus dan anggota.

 “Jabatan adalah amanah dan sarana pengabdian. Keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh satu atau dua orang, tetapi oleh semangat gotong royong, kekompakan dan kerja keras seluruh pengurus serta anggota,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Riri mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran DPD APPSI Kabupaten Tebo masa bakti 2026–2031 dan berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan perubahan yang nyata bagi pedagang.

“Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pedagang, pasar rakyat serta perekonomian masyarakat Kabupaten Tebo,” tutupnya.