Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaPeristiwa

Dua Rumah warga ludes terbakar dilalap sijogo merah di Kelurahan Kampung Nelayan Indah Medan Labuhan

Avatar photo
245
×

Dua Rumah warga ludes terbakar dilalap sijogo merah di Kelurahan Kampung Nelayan Indah Medan Labuhan

Sebarkan artikel ini

MEDAN LABUHAN, [Gaperta.id] – Dua unit rumah warga terbakar di Blok F Lingkungan 1 Perumahan Kampung Nelayan Indah, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Rabu subuh (7/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Rumah yang terbakar diketahui milik dua warga lanjut usia, yakni Ibu Murni (68) dan Bapak Hasan (72). Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh harta benda korban ludes terbakar dengan estimasi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Jangan Lewatkan :  Laporkan Capaian Kinerja Tahun 2024 kepada Komisi II DPR RI, Menteri AHY: Penerbitan Dokumen Persetujuan Substansi RDTR Mencapai 51,89%

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan tiba di lokasi sekitar 20 menit setelah menerima laporan. Sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api. Proses pemadaman berlangsung kurang dari satu jam dan dibantu oleh warga sekitar, sehingga api tidak merembet ke rumah lain.

Jangan Lewatkan :  Kampanye Relawan Wak Jie, Paisal: Kami Tak Ada Serangan Fajar dan Sembako

Seorang warga setempat, Shadan, mengatakan api awalnya hanya berupa percikan kecil sebelum akhirnya membesar. Warga pun berupaya melakukan pemadaman secara manual sembari menunggu petugas damkar tiba.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Taupik Hidayat mengatur situasi dan kondisi di lokasi kejadian guna menjaga keamanan warga dan kelancaran proses pemadaman.

Jangan Lewatkan :  Polsek Kampung Rakyat Ungkap Peredaran Sabu Di Tanjung Mulia, Gopal dan Cs-nya Diamankan...!!

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Para korban berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kota Medan untuk membantu meringankan beban dan perbaikan hunian mereka.