Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukum

Isu Lanting Emas di Semerangkai Tidak Benar, Tim Media GAPERTA.ID Sanggau Lakukan Investigasi Lapangan

Avatar photo
592
×

Isu Lanting Emas di Semerangkai Tidak Benar, Tim Media GAPERTA.ID Sanggau Lakukan Investigasi Lapangan

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Tim awak media GAPERTA.ID Kabupaten Sanggau saat meninjau langsung lokasi di wilayah Semerangkai, memastikan tidak ada aktivitas tambang emas menggunakan lanting.

Sanggau, [Gaperta.id] – Sabtu (25 Oktober 2025), Viral di media sosial tentang adanya aktivitas lanting atau peti penyedot emas di wilayah Semerangkai, Kabupaten Sanggau, ternyata tidak benar. Hal ini terungkap setelah tim awak Media GAPERTA.ID Kabupaten Sanggau melakukan investigasi langsung ke lokasi di sepanjang jalur Sungai Kapuas.

Keterangan foto:
Tim awak media GAPERTA.ID Kabupaten Sanggau saat meninjau langsung lokasi di wilayah Semerangkai, memastikan tidak ada aktivitas tambang emas menggunakan lanting.

Dari hasil pantauan lapangan, tim tidak menemukan adanya aktivitas tambang emas ilegal menggunakan mesin lanting di kawasan tersebut. Sungai tampak normal tanpa adanya kegiatan penambangan seperti yang ramai diberitakan.

Jangan Lewatkan :  Gawat!!! Orang Mabes Turun ke Dumai, Ngapain.? Ini Penyebabnya

Kepada tim media, sejumlah warga sekitar juga membenarkan bahwa saat ini tidak ada aktivitas tambang emas di lokasi yang disebut-sebut. Mereka menilai informasi yang beredar di media sosial telah menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di masyarakat.

Jangan Lewatkan :  Tersangka Penipuan Penggelapan Pada Tahun.2019 Dilepas Karena Ada Remisi

“Tidak ada mesin lanting yang beroperasi di sini. Sudah lama tidak ada kegiatan seperti itu,” ujar salah satu warga yang ditemui tim awak media di lokasi.

Jangan Lewatkan :  Banding, PT Riau Hukum Inong Pidana Tujuh Bulan

Tim Media Gaperta.id Kabupaten Sanggau menegaskan bahwa berita viral sebelumnya perlu diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat. Masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Pihak media berharap agar klarifikasi ini dapat memperjelas situasi sebenarnya di lapangan dan menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Sanggau, khususnya di sekitar aliran Sungai Kapuas.