Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Pendidikan

ITS Paluta Kukuhkan 96 Lulusan pada Yudisium Angkatan III, Rektor: Jadilah Agen Perubahan

Avatar photo
176
×

ITS Paluta Kukuhkan 96 Lulusan pada Yudisium Angkatan III, Rektor: Jadilah Agen Perubahan

Sebarkan artikel ini

PADANG LAWAS UTARA, [Gaperta.id] — Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara (ITS Paluta) kembali menorehkan langkah penting dalam perjalanan pendidikan tinggi di daerah. Sebanyak 96 mahasiswa resmi dinyatakan lulus dalam Yudisium Angkatan III Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Kampus ITS Paluta, Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara, Rabu (7/10/2026).

Yudisium berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Bagi para peserta, momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal memasuki ruang pengabdian yang lebih luas di tengah masyarakat.

Sebanyak 96 lulusan tersebut berasal dari empat program studi, yakni S1 Agroteknologi sebanyak 15 orang, S1 Peternakan 8 orang, S1 Sistem Informasi 33 orang, dan S1 Teknologi Informasi 40 orang.

Hadir dalam kegiatan itu jajaran pimpinan kampus, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, hingga keluarga dan orang tua mahasiswa.

Rektor ITS Paluta, Prof. Dr. Sri Rahayu, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Yudisium Angkatan III menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan daerah dan perkembangan dunia.

Jangan Lewatkan :  Polairud Polda Jambi oleh Iptu Azman Menjadi Sumber Berita, Beri Materi Pertolongan Bencana di Perairan ( SMA Negeri 5 Kota Jambi)

“96 lulusan hari ini adalah duta besar ITS Paluta. Kami tidak hanya melepas sarjana, tetapi melepas agen perubahan untuk pertanian modern, peternakan unggul, dan transformasi digital. Jaga integritas dan nama baik almamater,” pesannya.

Pesan itu menjadi penegasan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir dari proses belajar. Para lulusan diharapkan mampu membawa pengetahuan yang diperoleh selama di bangku kuliah ke dunia kerja, kewirausahaan, pemerintahan maupun sektor-sektor produktif lainnya.

Lulusan Terbaik Raih Predikat Cumlaude

Pada yudisium tahun ini, ITS Paluta juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa dengan capaian akademik terbaik dari setiap program studi.

Predikat lulusan terbaik umum sekaligus terbaik Program Studi S1 Teknologi Informasi diraih Riska Ardilla Hasibuan, S.Kom., dengan IPK 3,97 dan predikat Cumlaude.

Jangan Lewatkan :  Drs.Bahder Johan Lumbangaol Pembina Upacara Bendera di SMKS Pemda Rantauprapat

Sementara lulusan terbaik Program Studi Agroteknologi diraih Farhan Siregar, S.P., dengan IPK 3,95. Program Studi Peternakan menempatkan Loli Sari Harahap, S.Pt., sebagai lulusan terbaik dengan IPK 3,93.

Adapun dari Program Studi Sistem Informasi, lulusan terbaik diraih Yuri Ardiansyah Daulay, S.Kom., dengan IPK 3,92.

Seluruh lulusan terbaik tersebut meraih predikat Dengan Pujian atau Cumlaude, menjadi capaian akademik yang turut mewarnai Yudisium Angkatan III ITS Paluta.

Mewakili lulusan terbaik, Riska Ardilla Hasibuan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen dan civitas akademika yang telah mendampingi proses pendidikan para mahasiswa hingga menyelesaikan studi.

“Terima kasih kepada ITS Paluta yang telah menjadi rumah kedua kami. Sebagai kampus yang memiliki program studi sains dan teknologi di kawasan Paluta dan Palas, kami bangga menjadi bagian dari sejarah Angkatan III ini,” ujarnya.

Jangan Lewatkan :  Pengukuhan Ikatan Alumni Universitas Andalas Kepulauan Riau : Momentum Sinergi dan Kontribusi Nyata

Bagi para lulusan, perjalanan selama berada di kampus bukan hanya soal mengejar nilai akademik. Ada proses pembentukan karakter, kedisiplinan, kerja keras serta kemampuan beradaptasi yang nantinya akan diuji langsung dalam kehidupan profesional dan sosial.

Keberadaan ITS Paluta juga dinilai membuka akses pendidikan tinggi yang semakin luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan daerah.

Dengan pengembangan bidang agroteknologi, peternakan, sistem informasi dan teknologi informasi, kampus tersebut diharapkan dapat ikut melahirkan SDM yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah sekaligus perkembangan teknologi yang bergerak semakin cepat.

Yudisium kemudian ditutup dengan pembacaan doa, pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi serta sesi foto bersama.

Di balik selempang kelulusan dan rasa haru keluarga, terdapat tanggung jawab baru yang menanti. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah kini harus dibuktikan melalui karya, integritas dan kebermanfaatan di tengah masyarakat.