Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaPeristiwa

Jack Tamon Asal NTT Ditahan Dipinggir Jalan Raya oleh Tiga Preman di Pelabuhan Kumai

Avatar photo
622
×

Jack Tamon Asal NTT Ditahan Dipinggir Jalan Raya oleh Tiga Preman di Pelabuhan Kumai

Sebarkan artikel ini

Kalimantan Tengah, [Gaperta.id] – Warga NusaTenggara Timur (NTT) atas nama Jack Tamon, diduga ditahan dipinggir jalan raya oleh tiga preman diminta Uang Rp200 Ribu Saat Jemput Keluarga di Pelabuhan Panglima Utara Kumai, kejadiannya pada hari Jum’at, (25/Juli/2025), Sore hari.

Seorang warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) atas nama Jack Tamon, mengaku ditahan dan diminta uang sebesar Rp200.000 per mobil oleh tiga orang preman saat hendak menjemput keluarganya di Pelabuhan Panglima Utara Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Jangan Lewatkan :  Festival Budaya Kerinci Balik ku dahin, Jejak Sunyi Tradisi yang Menyapa Kembali

Warga asal Nusa Tenggara Timur Jeck Tamon yang menjemput keluarganya di Pelabuhan Panglima Utara Kumai. Oknum yang menahan dan meminta uang belum diketahui identitas atau instansi pastinya namun imbuhnya dari sebuah Organisasi Kemasyarakatan.

Jangan Lewatkan :  Wamen Ossy Apresiasi Dukungan Komisi II DPR RI dalam Kenaikan Pagu Anggaran 2026: Berikan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Diduga adanya pungutan liar terhadap warga yang menjemput penumpang di area pelabuhan. Namun, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola pelabuhan atau aparat Penegak Hukum.

Jangan Lewatkan :  Satgas Yonzipur 5/ABE Hadiri Peletakan Kayu/Patok Pertama Pembangunan Asrama Guru Diperbatasan

“Jika tidak membayar, mereka ditahan dan tidak diizinkan menjemput keluarganya”.

Tanggapan Masyarakat dan Harapan:
Warga berharap adanya klarifikasi dan tindakan tegas dari pihak Penegak Hukum berwenang agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka menilai pelabuhan seharusnya menjadi tempat pelayanan publik, bukan lokasi pemungutan liar.