BATANG HARI, [Gaperta.id] — Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Nes, kawasan perkebunan PTPN, Kabupaten Batang Hari, Jambi. Satu unit Mitsubishi Pajero berwarna putih terperosok ke dalam parit setelah diduga kehilangan kendali, sekitar pukul 17.00 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, pengemudi dilaporkan meninggal dunia, sementara istrinya yang berada di dalam kendaraan berhasil selamat dan mendapatkan pertolongan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula ketika kendaraan melaju di ruas Jalan Nes. Dalam perjalanan, seekor satwa liar jenis monyet disebut tiba-tiba melompat ke badan jalan dan kemudian tertabrak kendaraan.
Pengemudi diduga terkejut dan berusaha menghindar. Kendaraan kemudian kehilangan kendali, bergerak ke sisi kiri jalan, menghantam objek di pinggir jalan sebelum akhirnya terperosok ke dalam parit.
Namun, kronologi dan penyebab pasti kecelakaan masih memerlukan hasil penyelidikan kepolisian. Pengemudi Meninggal, Penumpang Dievakuasi. Benturan keras mengakibatkan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Pengemudi dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
Sementara itu, istrinya yang berada di kursi penumpang berhasil dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Proses evakuasi kendaraan juga sempat mengalami kendala karena posisi mobil berada di parit yang cukup dalam dan kondisi medan relatif terjal. Petugas kemudian mengerahkan kendaraan derek untuk membantu mengangkat Pajero dari lokasi kecelakaan.
Polisi Lakukan Olah TKP:
Personel Satuan Lalu Lintas yang menerima informasi kejadian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Kanit Gakkum bersama personel melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi serta membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan kronologi serta faktor yang menyebabkan kendaraan kehilangan kendali hingga masuk ke dalam parit.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengendara agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melintasi ruas jalan yang berdekatan dengan kawasan perkebunan maupun habitat satwa liar.
Pengguna jalan diimbau menjaga kecepatan aman dan memperhatikan kondisi sekitar untuk mengantisipasi kemunculan satwa secara tiba-tiba.














