Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Ketua AWIBB Jabar: Teori Tanpa Praktik Ibarat Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Avatar photo
28
×

Ketua AWIBB Jabar: Teori Tanpa Praktik Ibarat Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Sebarkan artikel ini

Narasumber: Jimy Ketua AWIBB DPD Jawa Barat

Bekasi, [Gaperta.id] – Senin (8 Juni 2026), Ketua Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama – AWIBB DPD Jawa Barat, Jimy, mengingatkan pentingnya mengutamakan praktik lapangan dibanding sekadar wacana. Menurutnya, kemampuan jurnalistik diukur dari karya nyata, bukan dari hafalan teori.

“*Teori lemah, lebih kuat dan bagus langsung praktek. Kebanyakan teori tanpa praktek ibarat tong kosong nyaring bunyinya*,” ujar Jimy saat berbincang dengan awak media, Minggu 7/6/2026.

Jangan Lewatkan :  Warga Do'akan Wartawan Sehat, Minta Kapolri Dan Panglima TNI Berantas Judi Togel Oppung BoS

Jimy menekankan, dunia jurnalisme saat ini menuntut wartawan yang cepat, akurat, dan menghasilkan karya. Teori jurnalistik memang penting sebagai pondasi, tapi tanpa praktik menulis, turun ke lapangan, dan memverifikasi data, seorang jurnalis sulit berkembang.

Jangan Lewatkan :  Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Bintan Lakukan Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan.

“Ilmu tanpa aksi itu kosong. Wartawan dibuktikan dari tulisannya, bukan dari sebutan. Turun ke lapangan, wawancara narasumber, cek fakta, baru tulis berita. Itu praktik yang sesungguhnya,” tegasnya.

Pernyataan Jimy ini sekaligus menjadi pesan moral bagi anggota AWIBB Jabar dan insan pers pada umumnya agar militan dalam berkarya. *Salam Satu Pena & Salam Militansi*, pungkasnya.

Jangan Lewatkan :  Aktivitas PETI di Bantaran Sungai Kapuas: Fakta di Lapangan Berbeda dengan Klaim [APH], Yang Bertanggungjawab Siapa...??

AWIBB sendiri aktif membina anggotanya melalui pelatihan langsung ke lapangan, bedah kasus berita, dan pendampingan penulisan jurnalistik sesuai UU Pers No. 40/1999.