Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Ketua AWIBB Jabar: Teori Tanpa Praktik Ibarat Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Avatar photo
98
×

Ketua AWIBB Jabar: Teori Tanpa Praktik Ibarat Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Sebarkan artikel ini

Narasumber: Jimy Ketua AWIBB DPD Jawa Barat

Bekasi, [Gaperta.id] – Senin (8 Juni 2026), Ketua Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama – AWIBB DPD Jawa Barat, Jimy, mengingatkan pentingnya mengutamakan praktik lapangan dibanding sekadar wacana. Menurutnya, kemampuan jurnalistik diukur dari karya nyata, bukan dari hafalan teori.

“*Teori lemah, lebih kuat dan bagus langsung praktek. Kebanyakan teori tanpa praktek ibarat tong kosong nyaring bunyinya*,” ujar Jimy saat berbincang dengan awak media, Minggu 7/6/2026.

Jangan Lewatkan :  Upaya Atasi Masalah Pertanahan dalam Kawasan Hutan, Menteri Nusron: Sudah Miliki MoU dengan Menteri Kehutanan

Jimy menekankan, dunia jurnalisme saat ini menuntut wartawan yang cepat, akurat, dan menghasilkan karya. Teori jurnalistik memang penting sebagai pondasi, tapi tanpa praktik menulis, turun ke lapangan, dan memverifikasi data, seorang jurnalis sulit berkembang.

Jangan Lewatkan :  Atase Pertahanan Prancis Kunjungi Akmil Bahas Sinergi Profesionalisme TNI

“Ilmu tanpa aksi itu kosong. Wartawan dibuktikan dari tulisannya, bukan dari sebutan. Turun ke lapangan, wawancara narasumber, cek fakta, baru tulis berita. Itu praktik yang sesungguhnya,” tegasnya.

Pernyataan Jimy ini sekaligus menjadi pesan moral bagi anggota AWIBB Jabar dan insan pers pada umumnya agar militan dalam berkarya. *Salam Satu Pena & Salam Militansi*, pungkasnya.

Jangan Lewatkan :  Kilang Dumai Raih PROPER Emas Perdana: Bukti Komitmen Nyata bagi Keberlanjutan Lingkungan dan Sosial

AWIBB sendiri aktif membina anggotanya melalui pelatihan langsung ke lapangan, bedah kasus berita, dan pendampingan penulisan jurnalistik sesuai UU Pers No. 40/1999.