Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Regional

Konsisten Dukung Ketahanan Pangan, Lahan SAE Rutan Dumai Kembali Ditanam Kacang Panjang

Avatar photo
49
×

Konsisten Dukung Ketahanan Pangan, Lahan SAE Rutan Dumai Kembali Ditanam Kacang Panjang

Sebarkan artikel ini

DUMAI, [Gaperta.id] – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai dalam mendukung ketahanan pangan terus berlanjut. Setelah melalui masa panen, lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) kembali dimanfaatkan untuk penanaman kacang Panjang sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Penanaman kembali ini menjadi bagian dari upaya Rutan Dumai menjaga produktivitas lahan SAE secara berkelanjutan. WBP turut dilibatkan dalam proses pengelolaan lahan, mulai dari persiapan, penanaman, perawatan hingga nantinya memasuki masa panen.

Jangan Lewatkan :  Miris., Akses Jalan di Kampung Gandu Berpotensi Memakan Korban Pengendara yang Melintas

Melalui keterlibatan tersebut, kegiatan pertanian tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi WBP dalam mengembangkan keterampilan dan etos kerja. Bekal tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Jangan Lewatkan :  Toolbox Meeting SPMT Group: “Safety Briefing, Langkah Awal dalam Operasi Pelabuhan yang Aman”

Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi mengatakan keberlanjutan program pertanian di lahan SAE merupakan bentuk komitmen Rutan Dumai dalam mengembangkan pembinaan yang produktif dan memberikan manfaat nyata.

“Lahan SAE akan terus kami optimalkan sebagai ruang pembinaan yang produktif. Penanaman Kembali ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan keterampilan kepada WBP agar mereka memiliki bekal yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat,” ujar Enang.

Jangan Lewatkan :  PPN Kilang Dumai Terima Kunjungan PT Pertachem, Perkuat Sinergi Bisnis

Dengan kembali ditanaminya lahan SAE, Rutan Dumai memastikan siklus pemanfaatan lahan tetap berjalan. Program pertanian ini juga menjadi bagian dari langkah Lapas untuk mendorong pembinaan kemandirian yang berkelanjutan sekaligus mendukung program ketahanan pangan.