Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Mahasiswa Kabupaten Ketapang Sepakat Mendukung Alexander Wiliyo dan Jamhuri Amir Untuk Bupati Ketapang

Avatar photo
319
×

Mahasiswa Kabupaten Ketapang Sepakat Mendukung Alexander Wiliyo dan Jamhuri Amir Untuk Bupati Ketapang

Sebarkan artikel ini

Pontianak, [Gaperta.id] – – Mahasiswa Kabupaten Ketapang melakukan pertemuan di rumah betang sutoyo Pontianak bersamaan 13 perwakilan Kecamatan yang ada di kabupaten Ketapang Sabtu (18/9/ 2024)

Mahasiswa Kabupaten Ketapang yang di wakil oleh setiap mahasiswa dari tiga belas kecamatan yang ada di kabupaten Ketapang sepakat untuk menjatuhkan dukungan terhadap pasangan Calon Bupati Kabupaten Ketapang No urut 2. Alexander wiliyo dan Jamhuri Amir

Jangan Lewatkan :  Wako Ahmadi Hadir Wisuda Tahfiz dan Penghargaan 500 Kosa Kata Bahasa Inggris

Joshierai Omutn Panata Gumi Selaku koordinator Mahasiswa Ketapang menyampaikan bahwa para bakal calon bupati khususnya kabupaten Ketapang semakin intens melakukan pergerakan politik. Konstelasi politik yang mulai terasa dan akan segera memasuki tahapannya mengundang perhatian berbagai elemen masyarakat.

Terkhususnya Mahasiswa Ketapang yang berharap kabupaten Ketapang kedepannya dapat menjadi kabupaten yang unggul dan berdaya saing
Sehingga hari ini mereka sepakat bahwa yang mampu menjawab tantang kedepannya adalah Paslon No.Urut 02

Jangan Lewatkan :  Pastikan Aman dan Lancar, Polsek Menjalin Amankan Ibadah Misa Rabu Abu

sebagai generasi muda kabupaten Ketapang saat ini yang sedang berkuliah mereka peduli akan masa depan Ketapang kedepannya

Sehingga merasa terpanggil untuk bersuara. Kami percaya bahwa kehadiran Alexander Wiliyo dan Jamhuri Amir mewakili semua elemen masyarakat di kabupaten Ketapang.

Jangan Lewatkan :  Masyarakat Desa Nanga Keruap Minta Inspektorat Kabupaten Melawi Audit Penggunaan ADD dan DD Tahun 2023

Khususnya anak muda karena saat ini populasi di dominasi oleh generasi milenial dan Gen – Z, kami yakin pasang tsb akan membawa angin segar bagi pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berpihak pada masyarakat, khususnya masyarakat pedalaman yang masih membutuhkan akses apapun itu.Papar Joshierai Omutn P.G selaku Mahasiswa Ketapang.

(Lepinus L)