DUMAI, [Gaperta.id] – Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sri Gemilang Bapak Erawan (Iwan) menunjukkan bibit Jeruk Manis (Citrus x Sinensis dari famili Rutaceae) berumur 9 bulan yang ia dapatkan dari PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR).
“Terima kasih kepada PHR atas bantuannya. Semoga bibit ini bisa menopang ekonomi kami Poktan Sri Gemilang,” pesan Iwan sambil tersenyum kepada Jurnalis, Rabu (15/4/2026) saat di temui di kebun yang dikelola Poktan Sri Gemilang, Jl. Garuda Sakti (Bukit Cahaya) Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan.
Diterangkan Iwan, bantuan bibit yang diterima poktan nya sejak tahun 2025 itu, bukan hanya bibit Jeruk Manis saja. Ada juga bibit Lengkeng (Dimocarpus Longan dari suku lerak-lerakan (Sapindaceae)) dan Jambu Bol (Syzygium Malaccense). Total 50 bibit semuanya.
Bibit Jeruk Manis yang berasal dari cangkok/okulasi/sambung pucuk memasuki fase matang dan siap berbuah pada umur 2-3 tahun. Namun mulai berproduksi maksimal biasanya berumur 5 tahun ke atas.
Sementara bibit Lengkeng yang berasal dari cangkok/okulasi/sambung pucuk, umur 2-4 tahun sudah bisa panen perdana. Panen besar, minimal berumur 5 tahun.
Sedangkan bibit Jambu Bol hasil cangkok/okulasi, baru bisa dipanen mulai berumur 2-4 tahun. Pohon baru berbuah lebat setelah berumur 8-10 tahun.
Untuk diketahui, Poktan Sri Gemilang beranggotakan 25 orang ini unik. Mereka semua adalah warga RT.01 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Dumai Selatan. Namun lokasi kebun poktan itu sendiri masuk kedalam wilayah Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan.
Bumi Ayu merupakan Ring 1 Kantor Utama PT PHR Dumai.














