Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
PeristiwaRegional

Pihak SAD Sampaikan Permintaan Maaf kepada TNI Pascainsiden di Bukit Suban, Proses Hukum Diserahkan kepada Pihak Berwenang

Avatar photo
44
×

Pihak SAD Sampaikan Permintaan Maaf kepada TNI Pascainsiden di Bukit Suban, Proses Hukum Diserahkan kepada Pihak Berwenang

Sebarkan artikel ini

JAMBI, [Gaperta.id] — Sejumlah pihak dari komunitas Suku Anak Dalam (SAD) menyampaikan permintaan maaf kepada institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyusul insiden yang disebut melibatkan seorang prajurit TNI di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi.
Pernyataan tersebut terekam dalam sebuah video berdurasi sekitar empat menit yang diterima redaksi.

Dalam keterangan yang tercantum pada video, peristiwa sebelumnya disebut sebagai pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI.
Video juga memperlihatkan sejumlah rangkaian pertemuan antara unsur TNI dan masyarakat serta pertemuan yang berlangsung di Kantor Desa Bukit Suban.

Dalam salah satu bagian rekaman, sejumlah warga secara bergantian berdiri bersama seorang prajurit TNI dan menyampaikan pernyataan terkait kejadian tersebut.

Jangan Lewatkan :  Sukses Kembangkan Inovasi Besi Bekas, Kilang Pertamina Sungai Pakning Sabet 2 Penghargaan

Permintaan Maaf Disampaikan kepada Institusi TNI
Keterangan dalam video menyebut adanya permintaan maaf kepada institusi TNI terkait peristiwa tersebut.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meredakan ketegangan sekaligus menjaga hubungan antara masyarakat dan aparat setelah kejadian.

Meski permintaan maaf telah disampaikan, penyelesaian secara kekeluargaan tidak serta-merta menentukan ada atau tidaknya pertanggungjawaban pidana.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi dari anggota di Jambi, pihak SAD menyerahkan proses hukum kepada pihak yang berwenang.
Artinya, penanganan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat tetap menjadi kewenangan aparat sesuai hasil penyelidikan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jangan Lewatkan :  Panglima TNI Pastikan Pengamanan VVIP KTT AIS Forum Siap Seratus Persen

Pertemuan Libatkan Berbagai Unsur
Rekaman tersebut juga memperlihatkan pertemuan yang dihadiri sejumlah pihak. Keterangan dalam video menyebut adanya unsur TNI, Polri, Forkopimcam, perangkat desa dan masyarakat.

Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi setelah insiden sekaligus upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Pada bagian akhir video juga terlihat interaksi antara masyarakat dengan anggota TNI dalam suasana yang lebih kondusif.

Kronologi Lengkap Masih Menunggu Keterangan Resmi:
Hingga berita ini disusun, redaksi masih memerlukan keterangan resmi lebih lengkap mengenai waktu kejadian, kronologi awal insiden, identitas serta kondisi prajurit TNI yang menjadi korban, jumlah pihak yang diduga terlibat, motif kejadian, dan perkembangan proses hukumnya.

Jangan Lewatkan :  Goena Goni, Kerajinan Ramah Lingkungan dari Semarang Tembus Pasar Mancanegara

Karena itu, informasi mengenai dugaan pengeroyokan dalam pemberitaan ini merujuk pada keterangan yang terdapat dalam video yang diterima redaksi dan belum merupakan kesimpulan hukum mengenai kesalahan individu tertentu.

Permintaan maaf yang telah disampaikan diharapkan dapat membantu menjaga hubungan baik antara masyarakat SAD dengan TNI dan masyarakat lainnya, sementara proses penegakan hukum tetap berjalan secara profesional, transparan dan sesuai ketentuan.

Redaksi membuka ruang klarifikasi kepada TNI, Polres Sarolangun, pemerintah setempat, tokoh SAD maupun pihak terkait lainnya untuk melengkapi informasi mengenai peristiwa tersebut.

Penulis: Tim Redaksi/Donal SEditor: Redaksi