Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Sapma IPK Labuhanbatu Utara Kecam Dugaan Tindakan Kekerasan Polsek Kualuh Hulu

Avatar photo
563
×

Sapma IPK Labuhanbatu Utara Kecam Dugaan Tindakan Kekerasan Polsek Kualuh Hulu

Sebarkan artikel ini

Labura, [Gaperta.id] – Aek kanopan bertempat di sekretariat ketua DPD SAPMA IPK Labura Anggi Hasbi,S.H menyatakan mengutuk keras terhadap adanya dugaan tindakan kekerasan yang di lakukan oknum Polsek Kualuh hulu kepada masyarakat. (01/15/2026)

Di himpun dari berbagai sumber dan analisa permasalahan, bahwasanya terjadi dugaan penjemputan paksa dan tindakan kekesaran yang di alami masyarakat di kampung Toba Aek kanopan.

Jangan Lewatkan :  Tidak Terima Diklaim Mendukung Paslon Nomor 2 HTK-Ezi, Lembaga Adat 4 Desa Sungai Tutung Angkat Suara

Masyarakat tersebut diduga dituduh sebagai pencuri tanpa dasar yang jelas dan di jemput paksa tanpa surat perintah resmi. Dalam penjemputan paksa tersebut, diduga masyarakat dibawa ke Mako Polsek Kualuh hulu untuk di intograsi dan mengalami tindakan kekesaran.

Jangan Lewatkan :  Begal Berkedok Kurir Paket Nyaris Beraksi di KM 32 Mestong, Warga Gagalkan Upaya Kejahatan

Saat ini korban dugaan kekerasan yang di lakukan oleh oknum Polsek Kualuh hulu masih di rawat intensif di rumah sakit dikarenakan mengalami luka serius dan trauma mental.

Seharusnya Setiap anggota Polri wajib memahami instrumen-instrumen HAM baik yang diatur dalam peraturan perundang-undangan Indonesia dan instrumen internasional, baik yang telah diratifikasi maupun yang belum diratifikasi oleh Indonesia.

Jangan Lewatkan :  Pelayanan Buruk di SPBU Sungai Liuk Kota Sungai Penuh: Pelanggaran Standar dan Perilaku Tidak Profesional

Maka dari itu pengurus DPD SAPMA IPK Labura akan mengawal kasus tersebut agar terciptanya polri yang humanis seperti tagline PRESISI yang selalu di Kampanyekan oleh kepolisian Republik Indonesia.