Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukum

“Ulah Oknum Intel ‘NK’ di Muaro Jambi: Diduga Lindungi Kayu Ilegal dan Alergi Kritik Wartawan.”

Avatar photo
22
×

“Ulah Oknum Intel ‘NK’ di Muaro Jambi: Diduga Lindungi Kayu Ilegal dan Alergi Kritik Wartawan.”

Sebarkan artikel ini

"Ulah Oknum Intel 'NK' di Muaro Jambi: Diduga Lindungi Kayu Ilegal dan Alergi Kritik Wartawan."

MUARO JAMBI, [Gaperta.id] – Nyali mafia kayu di Jambi seolah di atas angin. Sebuah investigasi lapangan mengungkap dugaan keterlibatan oknum anggota Satuan Intelkam Polres Muaro Jambi berinisial NK alias Mancai, yang ditengarai menjadi “benteng” kuat bagi pengangkutan kayu ilegal dari Sungai Landai

Senin (9/3) pukul 12.00 WIB, dua unit truk bermuatan kayu tanpa dokumen lengkap terjepit investigasi media saat berhenti di Rumah Makan Rindu Wisata, Kecamatan Sebapo. kabupaten Muaro Jambi Saat dikonfirmasi, sopir truk secara blak-blakan “bernyanyi” bahwa muatan mereka aman karena milik seorang anggota polisi.

Jangan Lewatkan :  Komitmen Gaya Hidup Berkelanjutan, Kilang Pertamina Dumai Kumpulkan Seragam Bekas untuk Program Daur Ulang Pakaian Jadi Pakaian Baru

Ini kayu Mancai, Mancai anggota Intel Polres Muaro Jambi,” tegas sopir tersebut tanpa ragu.

Guna memenuhi asas keberimbangan berita, awak media melakukan konfirmasi langsung kepada Norman Kincai (Mancai) melalui pesan singkat. Bukannya memberikan klarifikasi yang profesional sebagai anggota Polri, oknum yang bertugas di Satuan Intelkam ini justru memberikan jawaban yang bernada menantang dan acuh tak acuh.

​”Terserah, yang jelas sayo dak ado,” cetus NK alias Mancai singkat saat dikonfirmasi terkait keterlibatannya membekingi dua unit mobil kayu ilegal tersebut.

Jangan Lewatkan :  Kakantah Kota Dumai Pimpin Pengambilan Sumpah untuk Sertipikat Pengganti Karena Hilang

Jawaban “terserah” ini dinilai publik sebagai bentuk arogansi oknum yang merasa kebal hukum, meski namanya sudah dicatut secara jelas oleh pelaku di lapangan (sopir).

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi jargon “Polri Presisi”. Pengakuan sopir yang sinkron dengan nama oknum Intelkam tersebut tidak boleh dianggap angin lalu.

Kepada Kapolda Jambi: Apakah jawaban “terserah” dari bawahan Anda sudah cukup untuk menutup dugaan praktik ilegal ini?

Masyarakat menunggu langkah tegas Kabid Propam Polda Jambi untuk memanggil dan memeriksa NK.

Kepada Kapolres Muaro Jambi:
Integritas institusi Anda sedang dipertaruhkan. Apakah Anda akan membiarkan oknum Intelkam menjadi “pemain” kayu ilegal di wilayah hukum Anda?

Jangan Lewatkan :  Dihadiri Ribuan Warga, Syah Afandin Apresiasi Maulid di Kecamatan Wampu

Kepada Kapolsek Kota Baru: Jangan sampai wilayah Anda dianggap sebagai jalur hijau bagi mafia kayu karena adanya pembekingan dari oknum aparat.

Mancai boleh saja membantah dengan kata “terserah”, namun fakta lapangan dan pengakuan sopir adalah bukti awal yang cukup bagi institusi Polri untuk melakukan tindakan pembersihan internal. Jangan biarkan satu oknum merusak nama baik seluruh Korps Bhayangkara di Jambi.