Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Ketua DPD PGK Khairul Fadilah: Perda No. 1/2018 Dicipta untuk Kepentingan Terselubung??

Avatar photo
394
×

Ketua DPD PGK Khairul Fadilah: Perda No. 1/2018 Dicipta untuk Kepentingan Terselubung??

Sebarkan artikel ini

DUMAI, [Gaperta.id] – Diketahui telah terbit pemberitaan disalah satu media online tentang komentar salah satu anggota DPRD Kota Dumai sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus), Yohanes Tetelepta, tentang pembentukan Perda No. 1 Tahun 2018, Ketua DPD PGK (Perkumpulan Gerakan Kebangsaan) Kota Dumai, Khairul Fadilah, ST., merasa heran terkait kondisi itu sebagaimana pernyataan beliau pada saat dihubungi pihak media. Untuk diketahui Perda No. 1/2018 itu muncul melalui hak inisiatif DPRD periode 2014 – 2019.

Jangan Lewatkan :  Kuasa Hukum Pendi,M Unggul Garfli S.H Beserta Tim.Gugat Acok Budiharjo, Perdata Gugatan Perkara No 252 di Pengadilan Negri Jambi

“Heran saja kita melihat pernyataan pak Yohanes ingin melakukan kajian atau bahkan revisi perda ini, karena penerapan Perda ini saja belum maksimal dilakukan”, ucap Khairul.

Dinilai belum maksimal peraturan yang sudah di terbitkan, maka perlu dievaluasi kembali hasil dari putusan, tidak seharusnya di hapuskan.

Jangan Lewatkan :  HTBS Sedunia, Dinkes Dumai Screening WBP

“Perda ini inisiatif DPRD periode 2014 – 2019. Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana para wakil rakyat itu pada saat penyusunannya, apakah tidak dianalisa dulu atau ini Perda terkesan dibuat tanpa perencanaan yang baik”, lanjut Khairul.

Bagaimana suatu lembaga mengeluarkan sebuah aturan tanpa ada kajian terlebih dahulu, sehingga terkesan Perda diciptakan asal-asalan. “Apakah ada kepentingan terselubung dalam penerbitan Perda No. 1/2018 itu??”, heran Khairul Fadilah.

Jangan Lewatkan :  Tiga Tersangka Peredaran Narkoba Ditangkap di Menjalin, Barang Bukti Sabu Dan Ekstasi Disita

“Kami sebagai bagian dari masyarakat sangat menyayangkan Perda yang dibuat terkesan tidak dipelajari dulu dengan baik”, sambung Khairul.

Pada saat ditanya apakah akan ada langkah lanjutan terkait hal itu, Khairul menambahkan; “kita akan coba audiensi dulu dengan pihak DPRD Kota Dumai”.

(ES)