Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Avatar photo
69
×

Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Sebarkan artikel ini

DUMAI, [Gaperta.id] — PT Pertamina Patra Niaga Niaga Refinery Unit Dumai Produksi Sungai Pakning terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui optimalisasi sistem flaring di Unit Operasi CDU Kilang Sungai Pakning.

Program yang mulai diimplementasikan sejak periode Januari hingga Maret 2026 ini difokuskan pada optimasi sistem overhead condenser sebagai langkah strategis dalam menekan pembakaran gas buang (flare) serta mengurangi emisi gas yang terlepas ke atmosfer.

Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap pentingnya pengelolaan energi yang lebih efisien, mengingat flare selama ini menjadi salah satu sumber pemborosan energi akibat gas yang tidak termanfaatkan secara optimal. Melalui inovasi ini, perusahaan tidak hanya mengurangi kehilangan energi, tetapi juga meningkatkan recovery yield dari produk bernilai.

Jangan Lewatkan :  Kantah Kota Dumai Hadir dalam Giat Mediasi Antara PT. Budi Indah dengan PT. Primadona Ulirideafry Terkait Akses Jalan Budi Indah

Manager Production PT Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning, Ririanti Safrida, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi operasional menuju industri energi yang lebih ramah lingkungan.

“Optimalisasi sistem flaring ini menjadi salah satu upaya konkret perusahaan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan efisiensi proses produksi. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya berdampak pada kinerja operasional, tetapi juga mendukung target Net Zero Emission tahun 2060 atau lebih cepat,” ujarnya.

Secara teknis, optimalisasi dilakukan melalui pengaturan sistem kontrol tekanan flare serta peningkatan proses kondensasi off gas menjadi produk yang dapat dimanfaatkan kembali. Dengan pendekatan ini, gas yang sebelumnya terbuang dapat dikonversi menjadi produk bernilai, sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus lingkungan.

Jangan Lewatkan :  Kabag OPS Polresta Jambi Ikuti Rapat Puncak Pekan Keselamatan Jalan ( PKJ ) Provinsi Jambi.

Implementasi program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung transisi energi nasional serta pencapaian target Net Zero Emission (NZE).

Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, & CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan operasi yang lebih efisien dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Jangan Lewatkan :  Pasca lebaran Idul Fitri 1445H, Polres Bintan tetap jaga kamtibmas dengan KRYD

“Optimalisasi flaring ini menjadi bukti bahwa setiap proses di kilang terus kami dorong lewat berbagai upaya konkret dan inovasi agar lebih efisien sekaligus ramah lingkungan. Ikhtiar ini tidak hanya memberi dampak untuk peningkatan kinerja operasional, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning dalam menekan emisi dan mendukung target Net Zero Emission,” pungkas Muhammad Rum.

Melalui berbagai inovasi berkelanjutan, PT Pertamina Patra Niaga Production Kilang Sungai Pakning terus berupaya menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan energi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.