BELAWAN, [Gaperta.id] – Di tengah tuntutan pembangunan daerah yang semakin kompleks, kebutuhan akan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing menjadi agenda penting bagi pemerintah daerah. Menjawab kebutuhan tersebut, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPS USU) terus memperluas daerah kunjungannya ke Pemerintah Kabupaten Langkat sekaligus mensosialisasikan jadwal pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang akan berakihir pada 02 Juli 2026 Tahun Akademik 2026/2027.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Langkat H. Syah Affandin, didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah, di antaranya Kepala BPKAD, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BKD, Kepala Bappeda, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Bupati Langkat H. Syah Affandin menyambut baik inisiatif SPS USU dalam memperluas akses pendidikan pascasarjana bagi aparatur pemerintah daerah.
“Pemerintah Kabupaten Langkat menyambut baik program dan peluang kerja sama yang ditawarkan oleh SPS USU. Pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan daerah. Karena itu kami mendukung ASN yang ingin meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan magister maupun doktor,” ungkapnya.
Sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan SDM daerah, pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepahaman untuk menindaklanjuti kerja sama yang lebih konkret melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Langkat dan Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.
Sementara itu, rombongan SPS USU dipimpin oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Ir. Aulia Ishak, S.T., M.T., Ph.D., IPM, didampingi Prof. Dr. Elisabet Siahaan, S.E., M.Ec. dari Program Studi Magister Manajemen dan Penilaian Properti (MMPP), Prof. Dr. Delvian, S.P., M.P. dari Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (PSL), Dr. Mangaraja Halongonan Harahap, M.Si. dari Program Studi Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan (PWD), serta Asrul Aswad, S.T., M.M. selaku Kepala Subbagian Akademik SPS USU.
“SPS USU hadir tidak hanya untuk menyelenggarakan pendidikan pascasarjana, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia. Kami menawarkan berbagai pilihan model pembelajaran, mulai dari kelas reguler, hybrid, hingga kelas kerja sama yang dirancang agar ASN tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa mengganggu tugas dan tanggung jawab kedinasannya,” ujar Prof. Aulia.
Ia menjelaskan bahwa melalui skema kelas kerja sama, proses pembelajaran dapat dilaksanakan di daerah mitra dengan menghadirkan dosen-dosen SPS USU secara langsung ke lokasi perkuliahan. Model ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi ASN Pemerintah Kabupaten Langkat secara lebih efektif dan efisien.














