Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik, Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya Kerinci

Avatar photo
200
×

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik, Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya Kerinci

Sebarkan artikel ini

KERINCI, [Gaperta.id] – Bupati Kerinci, Monadi, menghadiri kegiatan Kenduri Sko yang diselenggarakan masyarakat Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026).

Kehadiran Bupati dalam tradisi adat tahunan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap pelestarian adat istiadat dan warisan budaya leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Jangan Lewatkan :  Diduga Pertamina SPBU 24.374.65 Kerja-sama Dengan Penyuling BBM di Kabupaten Sarolangun

Bupati Monadi disambut hangat oleh para tokoh adat, ninik mamak, alim ulama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi pelaksanaan Kenduri Sko.
Prosesi adat berlangsung khidmat dan sarat makna, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan penghormatan masyarakat Kerinci terhadap tradisi leluhur.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Jambi, Wali Kota Sungai Penuh, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Wakil Bupati Kerinci, para pemangku adat, serta masyarakat dari berbagai daerah yang turut menyaksikan rangkaian acara budaya tersebut.

Jangan Lewatkan :  Personil Polsek Sungai Beduk Polresta Barelang Laksanakan Strong Point Pagi antisipasi kemacetan pada pagi hari

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa Kenduri Sko bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan simbol persatuan, ungkapan rasa syukur, serta bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah mewariskan nilai-nilai kehidupan bagi masyarakat Kerinci.

Jangan Lewatkan :  Ratusan Atlet Panahan Riau dan Nasional Ikuti RU II Archery Open Tournament

“Kenduri Sko merupakan identitas budaya masyarakat Kerinci yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Melalui tradisi ini, nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, persatuan, dan silaturahmi terus diperkuat dari generasi ke generasi,” ujar Monadi.

Penulis: RD