Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukumTNI/POLRI

SEA THEFT Gagal Beraksi Sempurna, Kodaeral l dan Polairud Buru Pelaku Pencurian MV Ocean Capella

Avatar photo
30
×

SEA THEFT Gagal Beraksi Sempurna, Kodaeral l dan Polairud Buru Pelaku Pencurian MV Ocean Capella

Sebarkan artikel ini

Oleh: Dispen Kodaeral I

Belawan, [Gaperta.id] — Komando Daerah Angkatan Laut I bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan pencurian (sea theft) di atas kapal kargo curah MV Ocean Capella berbendera Liberia yang sedang lego jangkar di perairan Belawan. Informasi diterima pada Jumat sekitar pukul 16.56 WIB dari Komandan Patkamla Perling I-1-10, Serda Bah Andoko, yang sedang melaksanakan jaga alur. Menyikapi laporan tersebut, Satrol Kodaeral I segera mengerahkan unsur Patkamla Perling menuju lokasi kejadian di koordinat 03°55.1′ LU – 098°46.7′ BT untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal bersama unsur Polairud. Belawan, Jumat, 17/07/2026).

Jangan Lewatkan :  Penuh Haru, Rutan Dumai Gelar Pisah Sambut Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan dan Pelepasan Pegawai

Patkamla Perling tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dan bersama personel Polairud melakukan onboard ke MV Ocean Capella. Dari hasil pemeriksaan diketahui para pelaku telah melarikan diri menggunakan dua unit sampan pancung setelah berhasil membawa sejumlah perlengkapan kapal. Barang yang dilaporkan hilang antara lain dua unit fire hose, tiga fire nozzle, tiga hydrant cap, dua fire hydrant, satu gulung kabel high pressure washing 440 volt, tiga pad lock, dua FW cap, serta satu gulung kabel hatch cover emergency hydraulic pump. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi pencurian diduga dilakukan sekitar 10 orang yang kemudian melarikan diri menuju kawasan Kampung Nelayan Indah.

Jangan Lewatkan :  Konferensi Pers: Polres Tebo Berhasil Ungkap 16 Kasus Narkoba, Selamatkan Hampir 2.000 Jiwa dari Bahaya Narkoba

Menindaklanjuti perkembangan tersebut, Denintel Kodaeral I bersama Polairud Belawan langsung melakukan pengejaran dan penyisiran terhadap para pelaku. Dalam operasi itu, barang-barang hasil curian berhasil ditemukan di lokasi penadah di Kampung Nelayan Indah dan telah diamankan sebagai barang bukti di Kantor Polairud Belawan. Sementara itu, pelaku masih dalam proses pengejaran dengan beberapa identitas yang telah berhasil diidentifikasi, yakni Rinaldi alias Leman, Heri alias Kacang, Idris, Mahadi alias Kuluk, serta Bembeng alias Bambang. Kodaeral I menegaskan akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk mengungkap seluruh pelaku serta menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran di perairan Belawan demi mendukung kelancaran aktivitas pelayaran nasional maupun internasional.