Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
PendidikanTNI/POLRI

SPs USU Bersama SESKOAD TNI AD dan UNPAD Kaji Dampak Karya Bakti bagi Masyarakat 3T, Dukung SDGs

Avatar photo
41
×

SPs USU Bersama SESKOAD TNI AD dan UNPAD Kaji Dampak Karya Bakti bagi Masyarakat 3T, Dukung SDGs

Sebarkan artikel ini

MEDAN, [Gaperta.id] – Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Perwira Siswa (PASIS) Pendidikan Reguler ke-68 Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD) TNI AD, Universitas Padjadjaran (UNPAD), Kodim 0210/Tapanuli Utara, dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan penelitian untuk mengkaji manfaat dan dampak Karya Bakti TNI AD terhadap masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Kamis, 03/09/2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 26–29 Agustus 2026 di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba, Sumatera Utara, turut diikuti perwakilan SPs USU Program Studi Dosen dan Mahasiswa Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan, Dr. Mangaraja Halongonan Harahap, Dr. Patra Tanjung, serta Mahasiswa Angga WIjaya, S.Hut. Penelitian difokuskan pada pembangunan jembatan, sumur bor, dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta tingkat pemanfaatan dan manfaatnya bagi masyarakat.

Jangan Lewatkan :  14 Orang Diamankan Poldasu Dalam Kegiatan Razia Hiburan Malam

Tim penelitian melakukan observasi lapangan dan menggali informasi dari masyarakat serta pemangku kepentingan untuk melihat sejauh mana pembangunan tersebut memberikan manfaat nyata terhadap aksesibilitas, pemenuhan kebutuhan dasar, dan kualitas kehidupan masyarakat.

Direktur SPs USU, Prof. Dr. Ir. Evawany Yunita Aritonang, M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan SPs USU dalam penelitian ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk menghasilkan riset yang relevan dengan persoalan masyarakat.

“SPs USU terus mendorong penelitian multidisiplin dan kolaboratif yang tidak berhenti pada aspek akademik, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Kajian terhadap manfaat Karya Bakti ini menjadi salah satu bentuk bagaimana ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk memahami kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.” Ujar Direktur Sekolah Pascasarjana

Jangan Lewatkan :  2,5 Kg Sabu Berhasil Diamankan Selama Operasi Pekat Kapuas 2025, Polda Kalbar Gelar Konferensi Pers.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Riset, Inovasi dan Kerjasama Hasnida Mila, S.Psi., M.Si., Ph.D. Psikolog, menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam menghasilkan kajian yang lebih komprehensif.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi, TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat memberikan ruang untuk menghasilkan penelitian yang lebih kontekstual dan berbasis kebutuhan di lapangan. Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi masukan dalam pengembangan program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.”

Selaras dengan SDGs
Penelitian ini juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 terkait akses air bersih melalui pembangunan sumur bor, SDG 9 terkait infrastruktur melalui pembangunan jembatan, SDG 10 terkait pengurangan kesenjangan, serta SDG 11 terkait permukiman berkelanjutan melalui pembangunan RTLH.

Jangan Lewatkan :  Jaringan Kayu Ilegal di Kalbar? Truk Bermuatan Ratusan Batang Belian Disita

Kolaborasi antara SPs USU, SESKOAD TNI AD, UNPAD, Kodim 0210/Tapanuli Utara, pemerintah daerah, dan masyarakat juga sejalan dengan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui penelitian ini, SPs USU turut memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis data dan bukti. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pengembangan program Karya Bakti maupun program pembangunan masyarakat di wilayah 3T.