Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Regional

Lampaui Target 2026, LP2B Nasional Tembus 87,63 Persen

Avatar photo
36
×

Lampaui Target 2026, LP2B Nasional Tembus 87,63 Persen

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, [gaperta.id] – Capaian penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) secara nasional mencapai 87,63 persen. Angka tersebut telah melampaui target pemerintah sebesar 87 persen pada 2029.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyampaikan capaian tersebut dalam Upacara Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2026 di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Jangan Lewatkan :  Revisi UU TNI, Elemen Masyarakat Dumai Nyatakan Dukungan

“LP2B secara nasional telah mencapai 87,63 persen, ini melampaui target 87 persen sebagaimana diamanatkan dalam RPJMN 2029,” ujar Nusron.

Meski telah melampaui target, pemerintah masih mendorong percepatan perlindungan lahan pertanian. Data LP2B yang telah diusulkan pemerintah daerah perlu segera diintegrasikan ke dalam dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Jangan Lewatkan :  Isu Pemerasan Rekrutmen Subkon BUJP PT. GPN, Panglima Tameng Adat LAMR-Dumai: Apa Pula Bukti Kalian Menyangkal!!??

Nusron meminta dukungan para kepala daerah untuk mempercepat proses integrasi tersebut. Menurutnya, tata ruang harus menjadi pijakan dalam setiap rencana pembangunan agar pemanfaatan ruang berlangsung tertib dan berkelanjutan.

Jangan Lewatkan :  Diskominfo Sanggau: "Pasang Mata Di Media Sosial", Sentil Pejabat Pamer Harta.

“Setiap pembangunan harus mengacu kepada RTR agar pemanfaatan ruang berlangsung secara tertib, berkelanjutan, dan memberikan kepastian bagi masyarakat maupun dunia usaha,” tegasnya.

Capaian LP2B tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.