Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
NasionalTNI/POLRI

Kasdim 1204/Sanggau Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Persatuan Menuju Indonesia Emas

Avatar photo
33
×

Kasdim 1204/Sanggau Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Persatuan Menuju Indonesia Emas

Sebarkan artikel ini

SANGGAU, [Gaperta.id] – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1204/Sanggau, Mayor Arm Dulloh, menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kamis (22/10/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara. Peringatan tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, S.Sos., M.H., Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Drs. Aswin Khatib, M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kementerian Agama, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Sanggau.

Peserta upacara terdiri atas para santri pondok pesantren, pelajar SMA, MA, dan MI, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam di Kabupaten Sanggau.

Jangan Lewatkan :  Meriahkan Suasana Ramadhan, Turnamen Takraw Bupati Cup II Resmi dibuka

Dalam amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang dibacakan Bupati Sanggau, ditegaskan bahwa Hari Santri merupakan momentum untuk mengenang sekaligus menghargai perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Salah satu tonggak penting perjuangan tersebut adalah Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945, yang menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan.

Melalui tema Hari Santri Nasional 2026, para santri didorong untuk mengambil peran strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Santri diharapkan tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan serta akhlak mulia.

Dalam amanat tersebut juga ditekankan bahwa santri memiliki kesempatan yang luas untuk berkontribusi di berbagai bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, ilmu pengetahuan, kewirausahaan, hingga kepemimpinan nasional.

Jangan Lewatkan :  Penuh Haru, Menteri AHY Persembahkan Gelar Doktor untuk Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono

Pesantren pun diharapkan terus memperkuat tiga fungsi utamanya, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat, guna melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berintegritas.

Rangkaian upacara diisi dengan pembacaan Ikrar Santri dan Resolusi Jihad, serta menyanyikan Mars Hari Santri dan Mars Ya Lal Wathon. Seluruh rangkaian berlangsung dengan penuh semangat kebangsaan dan kebersamaan.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kepada 100 pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Sanggau.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sanggau juga menyerahkan empat sertifikat tanah wakaf kepada PCNU Kabupaten Sanggau, pengelola wakaf produktif di Desa Sungai Mawang, Yayasan Pondok Pesantren Baitul Anwaril Qur’an, serta Majelis Taklim Jamuniro.

Jangan Lewatkan :  Kilang Pertamina Internasional Unit Dumai Sabet 2 Penghargaan di Ajang CSR & PDB Awards 2025

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ditutup dengan penampilan drum band yang menambah semarak suasana kegiatan.

Dukungan Kodim untuk Persatuan dan Kebangsaan

Kehadiran Kasdim 1204/Sanggau, Mayor Arm Dulloh, dalam peringatan tersebut merupakan bentuk dukungan Kodim 1204/Sanggau–Sekadau terhadap penguatan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan toleransi di tengah masyarakat.

Momentum Hari Santri Nasional juga menjadi pengingat pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, kalangan pesantren, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui semangat kebersamaan tersebut, santri diharapkan terus berperan aktif dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat karakter generasi muda, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.