Labuhanbatu, Gaperta.id
Kunjungan Kepala SMKs Pemda Rantauprapat Ir. Manor Ritonga di dampingi Kepala jurusan TBSM Mhd. Heru Raden, S.T dan Guru Produķtif ke PT. Alfa Scorpii Rantauprapat di sambut dengan suasana keakraban Kepala bengkel Alfa Scorpii Sri Erlangga Putra di kantornya Jalan W.R Supratman Simpang Mangga, Bakaran Batu, Rantau Selatan, Labuhanbatu, Senin ( 22/06/2026).

Tujuan kunjungan ini untuk mempererat hubungan antara sekolah dan DU/DI dalam kerjasama mitra kerja dunia pendidikan . Dan ilmu yang diperoleh akan mendapatkan bekal nanti setelah tamat sekolah.
Program magang SMK program wajib yang menjembatani siswa dengan dunia kerja. Dengan lama pelaksanaan magang berkisar antara 3 hingga 6 bulan. Siswa yang melaksanakan magang Fahri Al-azhar dari kelas XII TBSM 1.

Peserta mendapatkan pengalaman langsung sesuai jurusan masing masing dalam hal ini TBSM ( Teknik Bisnis Sepeda Motor ) dan dan akan mendapatkan sertifikat resmi dari perusahaan PT Alfa Scopii Rantauprapat.
Kepala SMKS Pemda Rantauprapat Ir.Manor Ritonga mengatakan bahwa para lulusan SMK ini akan mengikuti program bekerja dan magang di sejumlah industri dan dunia usaha.
“ Semoga Dukungan PT. Alfa Scorpii Rantauprapat terhadap program ini merupakan bentuk nyata komitmen kami untuk terus memperluas kesempatan bagi peserta didik agar mendapatkan pengalaman kerja di sepeda motor YAMAHA ” kata Manor.
Menurut Manor, persaingan tenaga kerja yang semakin ketat menuntut adanya sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan memiliki pengalaman kerja yang Kompeten.
“Kolaborasi dengan berbagai mitra industri di dalam negeri dunia sepeda motor ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan tenaga kerja yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan dunia kerja global,” tambah Manor.
Hal senada juga di katakan Kepala bengkel Alfa Scorpii Sri Erlangga Putra, semoga dengan program magang ini, anak didik SMKS Pemda mengikuti peraturan perusahaan, belajar dan berkompetensi sebagai mekanik sepeda MOTOR, sehingga setelah tamat nanti siap kerja di Dunia Usaha dan dunia industri.
Redaksi.














