Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Regional

Tappak Na Do Tajom Na, Rim Ni Tahi Do Gogo Na, Rapat Anggota IKMBD ke-34

Avatar photo
34
×

Tappak Na Do Tajom Na, Rim Ni Tahi Do Gogo Na, Rapat Anggota IKMBD ke-34

Sebarkan artikel ini

DUMAI, [Gaperta.id] – Tepat tanggal 13 September 2026, Ikatan Keluarga Masyarakat Batak Dumai (IKMBD) berulang tahun ke-34. Perayaan HUT ke-34 tersebut digelar secara sederhana dan penuh makna di Pendopo Sri Bunga Tanjung.

Mengambil tema “Tappak Na Do Tajom Na, Rim Ni Tahi Do Gogo Na” yang bermakna “Bercerai Kita Runtuh, Bersatu Kita Teguh”, rapat anggota tahunan itu dihadiri perwakilan 90 parsahutaon atau serikat tolong-menolong (STM) se-Kota Dumai.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, B. Pasaribu, menyampaikan terima kasih atas kerja sama panitia dan dukungan pengurus IKMBD demi terlaksananya rapat tersebut.

“Terima kasih juga atas kehadiran undangan kami, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto dan Wakil Ketua DPRD Dumai Yohanes Tetelepta,” ucap B. Pasaribu.

Di lain sisi, Ketua Umum IKMBD, Parlindungan Sinaga, bercerita tentang janji anggota DPRD Dumai berdarah Batak yang peduli terhadap keberadaan IKMBD.

Jangan Lewatkan :  Sardo S: Sangat Miris,...., Jalan Kuala Bangka Kampung Mesjid Rusak Parah Dan Susah Dilalui Masyarakat.

“Dua orang anggota DPRD Dumai berjanji tahun 2026 memberikan pokok pikirannya untuk merehabilitasi Sekretariat IKMBD menjadi gedung serbaguna berkapasitas 300-400 orang. Juga ada hibah ratusan kursi dari pribadi pengurus IKMBD,” ucap Parlindungan Sinaga.

Sesuai tema, Parlindungan Sinaga tekankan kepada seluruh masyarakat Batak Kristen Dumai untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan sambil berkontribusi mengisi pembangunan Dumai.

Di akhir sambutannya, Parlindungan Sinaga melaporkan tentang polemik pengelolaan tanah pekuburan.

“Terkait aset tanah pekuburan milik BKGD, IKMBD hanya memfasilitasi masyarakat Batak Kristen Dumai dalam hal penguburan,” kata pensiunan abdi negara tersebut.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Dumai, H. Sugiyarto, S.E., menyampaikan rasa salut kepada masyarakat Batak Kristen Dumai.

“Masyarakat Batak Kristen Dumai yang tergabung di dalam IKMBD selama ini telah memberikan kontribusi nyata. Terbukti banyak personel IKMBD yang telah berkontribusi mengisi pembangunan di kota ini. Saya mendapat laporan IKMBD juga telah berbagi kepada sesama dalam rangkaian perayaan HUT ke-34 IKMBD beberapa hari lalu lewat bakti sosial di Sekretariat IKMBD di Jalan Pulau Mampu. Terima kasih kepeduliannya,” ucap Sugiyarto, disambut tepuk tangan hadirin.

Jangan Lewatkan :  Kabid Koperasi,UMKM Tapsel, hadir pada Pertemuan PTPN.IV.R1.dengan KSS.

Di akhir sambutannya, Sugiyarto mengucapkan terima kasih atas dukungan IKMBD saat ia bersama Paisal maju sebagai pasangan calon dalam kontestasi pemilihan kepala daerah tahun 2024 lalu.

Di pertengahan kegiatan, Ketua Parlindungan Sinaga bersama penasihat dan pembina IKMBD menyematkan kain ulos kepada Sugiyarto, Wakil DPRD Dumai Yohanes Tetelepta, tokoh masyarakat sekaligus anggota STM yang juga anggota DPRD Dumai Junjungan Mangatas Simorangkir, dan sesepuh IKMBD Peruntungan Pane sebagai tanda hormat dan ucapan terima kasih atas kepedulian mereka selama ini kepada IKMBD.

Jangan Lewatkan :  Bhabinkamtibmas Kelurahan Lebak Bandung Bersama Lurah dan Babinsa Gelar FGD P4GN di Ponpes Ainul Yaqin

Kemeriahan ulang tahun selain diawali dengan tarian tor-tor saat penyambutan Sugiyarto, juga diisi dengan penampilan vokal, baik solo maupun trio. Ada pula pencabutan undian berhadiah dan ramah tamah.

Sejarah keberadaan IKMBD diawali pada 13 September 1992, sesuai hasil mufakat 12 parsahutaon/STM saat Dumai masih bagian dari Kabupaten Bengkalis. IKMBD adalah organisasi sosial budaya etnik Batak Kristen Dumai, juga sebagai anggota FPK-LKKMD.

IKMBD salah satu dari 17 organisasi etnik di FPK-LKKMD.

Saat ini jumlah STM sebagai anggota IKMBD sebanyak 90 parsahutaon, dengan jumlah keseluruhan masyarakat Batak Kristen nya sekitar 50.000 jiwa, tersebar di 7 kecamatan dan 38 kelurahan.

Penulis: Efendy Sitompul