Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Nasional

Tokoh Masyarakat Belawan Beri Apresiasi Kepada Aparat! Pengawasan Jalur Laut Diperketat.

Avatar photo
64
×

Tokoh Masyarakat Belawan Beri Apresiasi Kepada Aparat! Pengawasan Jalur Laut Diperketat.

Sebarkan artikel ini

H. Syailendra Damanik dan Haji Erwin Dukung Langkah Tegas Aparat Gabungan, Minta Pengawasan Jalur Laut Diperketat demi Melindungi Generasi Muda

MEDAN BELAWAN, [Gaperta.id] – Keberhasilan aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan 1,16 ton ketamin melalui kapal tanker MT Global 168 di kawasan perairan Sumatera Utara mendapat perhatian dan apresiasi dari tokoh masyarakat Medan Utara, khususnya Kecamatan Medan Belawan.

Dua tokoh masyarakat, H. Syailendra Damanik yang akrab disapa H. Len, bersama Haji Erwin, menyampaikan penghargaan terhadap langkah aparat penegak hukum yang berhasil menggagalkan pengiriman ketamin dalam jumlah besar melalui jalur laut.

Keduanya memandang pengungkapan tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat pengawasan kawasan pelabuhan dan perairan Belawan dari berbagai bentuk penyelundupan serta peredaran ilegal zat berbahaya.

Bagi masyarakat pesisir, keberhasilan tersebut bukan sekadar persoalan banyaknya barang bukti yang diamankan, melainkan juga menyangkut keselamatan lingkungan sosial dan masa depan generasi muda.

H. Len dan Haji Erwin: Keberhasilan Aparat Patut Mendapat Dukungan Masyarakat

H. Syailendra Damanik bersama Haji Erwin menilai kerja sama aparat gabungan dalam mengungkap perkara MT Global 168 merupakan langkah penegakan hukum yang patut mendapatkan apresiasi.

Menurut pandangan keduanya, kawasan Belawan sebagai salah satu pintu gerbang kegiatan pelayaran dan perdagangan memerlukan sistem pengawasan yang kuat, berkelanjutan, serta didukung partisipasi masyarakat.

Keberhasilan mengamankan muatan ketamin dalam jumlah besar diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh instansi terkait untuk terus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.

Jangan Lewatkan :  TMMD ke-124 Kodim 0320/Dumai, Hari Ini Sumur Bor dan Fasilitas Sanitasi

Mereka juga berharap masyarakat tidak bersikap acuh terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran ilegal zat berbahaya yang dapat menimbulkan dampak serius bagi kehidupan sosial.

Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin Jadi Perhatian Publik

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aparat gabungan berhasil mengungkap dugaan penyelundupan ketamin yang diangkut menggunakan kapal MT Global 168.

Perkara tersebut dipaparkan dalam konferensi pers di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, Jumat (23/10/2026).

Operasi tersebut melibatkan sejumlah unsur, termasuk Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea dan Cukai, Polisi Perairan Baharkam Polri, serta Pusat Polisi Militer TNI.

Dari hasil penindakan, petugas mengamankan barang bukti ketamin dengan berat mencapai 1.160 kilogram atau setara 1,16 ton.

Delapan orang turut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan pengembangan penyidikan.

Besarnya jumlah barang bukti yang ditemukan menjadi perhatian karena menunjukkan skala pengiriman yang memerlukan penelusuran secara menyeluruh, baik mengenai asal-usul barang, pihak yang mengatur pengiriman, maupun tujuan distribusinya.

Jangan Berhenti pada Penyitaan, Jaringan Harus Diungkap

H. Len dan Haji Erwin berharap pengungkapan tersebut tidak berhenti pada keberhasilan mengamankan kapal serta muatannya.

Keduanya mendorong aparat agar terus mengembangkan penyidikan untuk menelusuri seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan kegiatan penyelundupan.

Jangan Lewatkan :  Kapolresta Barelang Kunjungi dan Berikan Semangat Kepada Petugas KPPS yang Sampai Larut Malam Masih Melakukan Perhitungan Hasil Pencoblosan di TPS

Langkah tersebut dinilai penting agar penegakan hukum tidak hanya menjangkau pelaksana di lapangan, tetapi juga pihak yang terbukti merencanakan, membiayai, atau mengendalikan kegiatan ilegal.

Pemeriksaan yang profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat kepada institusi penegak hukum.

Pengungkapan barang bukti dalam jumlah besar merupakan capaian penting. Namun, membongkar jaringan serta mencegah terulangnya kejahatan serupa menjadi tantangan yang tidak kalah besar.

Belawan Harus Dilindungi dari Ancaman Peredaran Zat Berbahaya

Sebagai kawasan pesisir yang memiliki aktivitas pelayaran dan perdagangan, Belawan menghadapi kebutuhan pengawasan terhadap lalu lintas barang melalui jalur laut.

Menurut kedua tokoh masyarakat tersebut, peningkatan keamanan pelabuhan harus menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat Medan Utara.

Pengawasan yang konsisten diharapkan dapat mempersempit peluang pemanfaatan jalur laut sebagai sarana penyelundupan.

Di sisi lain, mereka juga memandang keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan.

Tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, keluarga, serta lembaga pendidikan dinilai memiliki peran dalam memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan zat terlarang.

Selamatkan Generasi Muda, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Kepolisian

Jangan Lewatkan :  Safari Ramadhan Wakil Bupati Labuhanbatu, Jamri Mengajak Pentingnya Menjaga Kekhusyukan dan Harmoni Sosial Selama Bulan Suci Rmadhan

H. Syailendra Damanik dan Haji Erwin berharap keberhasilan pengungkapan MT Global 168 menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum dan masyarakat Belawan.

Keduanya menilai keberhasilan menjaga keamanan lingkungan tidak hanya ditentukan oleh tindakan penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi, kepedulian keluarga, dan keberanian masyarakat menyampaikan informasi secara bertanggung jawab kepada pihak berwenang.

Peran generasi muda juga perlu mendapatkan perhatian agar mereka semakin memahami risiko penyalahgunaan zat berbahaya serta memiliki lingkungan sosial yang mendukung kegiatan positif.

Harapan tersebut menjadi pesan penting bahwa menjaga Belawan bukan semata-mata tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

Sebab, keberhasilan penegakan hukum bukan hanya tentang barang terlarang yang berhasil diamankan, melainkan juga tentang seberapa kuat negara dan masyarakat bekerja bersama mencegah ancaman serupa di kemudian hari.

Dari kawasan Pelabuhan Belawan, apresiasi kedua tokoh masyarakat tersebut memperlihatkan adanya dukungan terhadap upaya penegakan hukum sekaligus harapan agar pengawasan perairan Sumatera Utara terus diperkuat.

H. Len dan Haji Erwin berharap penanganan perkara MT Global 168 dilakukan hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga keamanan masyarakat tetap terjaga dan generasi penerus bangsa memperoleh perlindungan yang lebih baik.