Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Rutan Dumai Ikuti Panen Raya Bersama Menteri Imipas Secara Virtual

Avatar photo
182
×

Rutan Dumai Ikuti Panen Raya Bersama Menteri Imipas Secara Virtual

Sebarkan artikel ini

DUMAI, [Gaperta.id] – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai melaksanakan kegiatan Panen Raya Program Ketahanan Pangan yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia, Kamis (15/1). Kegiatan nasional ini diikuti secara virtual bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Adrianto.

Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, mengikuti rangkaian kegiatan tersebut secara langsung di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau bersama seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kanwil Ditjenpas Riau. Sementara itu, pelaksanaan panen raya di Rutan Dumai tetap berlangsung dan diikuti secara daring melalui Zoom.

Jangan Lewatkan :  Operasi Patuh Seligi 2024 Polres Bintan, Tim Gabungan Lakukan Pemeriksaan di Jalan.

Dalam kegiatan tersebut, Rutan Dumai berhasil memanen berbagai hasil dari Program Ketahanan Pangan, di antaranya pakcoy, kangkung, serta ikan lele yang dibudidayakan oleh warga binaan di area pembinaan Rutan Dumai.

Jangan Lewatkan :  Gercep, Wakapolres Kerinci Pimpin Satreskrim Polres Kerinci Razia Gabungan Ketempat Hiburan Malam.

Karutan Dumai menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan bentuk dukungan nyata Rutan Dumai terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah, sekaligus sebagai bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Program ketahanan pangan ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat, khususnya di bidang pertanian dan perikanan,” ujar Karutan.

Jangan Lewatkan :  Operasi Anti Narkotika Tahun 2024, Dua Tersangka Terancam UU RI Nomor 35 Tahun 2009

Ia menambahkan bahwa Rutan Dumai akan terus berkomitmen mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian, perikanan, maupun kegiatan produktif lainnya, sehingga dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.