Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukum

Pertemuan Pembentukan UUPJ TKBM Dumai Terhenti, Aliansi Advokasi Menolak dan Mengundurkan Diri

Avatar photo
376
×

Pertemuan Pembentukan UUPJ TKBM Dumai Terhenti, Aliansi Advokasi Menolak dan Mengundurkan Diri

Sebarkan artikel ini

DUMAI, [Gaperta.id] – Pertemuan untuk membahas pembentukan Unit Usaha Pelaksana Jasa (UUPJ) Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Wilayah Terminal Khusus untuk Sementara Melayani Kepentingan Umum yang digelar pada Jumat (6/2/2026) di Aula KSOP Dumai, Jalan Yos Sudarso Kelurahan Buluh Kasap Kecamatan Dumai Timur, harus terhenti karena adanya penolakan dari pihak Aliansi Advokasi.

Acara yang dipimpin langsung Kepala KSOP Dumai Capt. Diaz Saputra, Dipl.TSI, M.B.A ini bertujuan mencari jalan mufakat untuk menciptakan kebersamaan dan menjamin kesejahteraan pekerja TKBM. Dalam sambutannya, Capt. Diaz menyampaikan dukungannya terhadap pembentukan UUPJ agar pekerjaan menjadi lebih terjamin dari sisi legalitas dan pekerja bisa mendapatkan upah yang lebih tinggi.

Jangan Lewatkan :  Polda Jambi Gelar Rekonstruksi Kasus Tindak Pidana Rudapaksa

Beliau juga menghimbau Ketua TKBM Pelabuhan Dumai untuk merangkul semua pihak agar hak pekerja terpenuhi tanpa merugikan atau menghilangkan pekerjaan orang lain.

Hadir dalam pertemuan antara lain Kapolres Dumai, perwakilan Kementerian Koperasi, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), perusahaan yang diundang, pimpinan TKBM Dumai, serta seluruh Ketua Koperasi yang diundang.

Jangan Lewatkan :  Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi

Namun, sekitar satu jam acara berlangsung, salah satu perwakilan dari Ketua Sahroni Aliansi Advokasi menyampaikan penolakan terhadap keputusan dan ketentuan yang disampaikan. Mereka menyerahkan surat yang telah disepakati bersama kepada Capt. Diaz untuk dibaca terlebih dahulu, kemudian bersama seluruh rekan yang hadir dari Aliansi Advokasi mengundurkan diri dan bubar dari ruang rapat.

Kondisi ini membuat seluruh peserta hadir terkejut, mengingat pertemuan ini dirancang untuk menyelesaikan masalah yang selama ini belum menemukan titik temu.

Jangan Lewatkan :  Perjuangan Warga Jalan Sudirman Dumai Terdampak Surat Kemenkeu, DJKN Minta Bukti Klaim BMN PT PHR

Bona dari Kabid Kementerian Koperasi menyayangi kejadian tersebut karena pertemuan belum mencapai tahap penyampaian usulan atau pembuatan keputusan baru.

Sebagai tindak lanjut, pertemuan akan dilanjutkan pada tanggal 11 Februari 2026 mendatang di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai. Setelah menyampaikan informasi tersebut, Capt. Diaz Saputra menutup pertemuan yang terhenti tersebut.