Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Masyarakat Gruduk Kantor PLN UID Sumut Yang Resah Akibat Selalu Terjadi Pemadaman Lampu

Avatar photo
44
×

Masyarakat Gruduk Kantor PLN UID Sumut Yang Resah Akibat Selalu Terjadi Pemadaman Lampu

Sebarkan artikel ini

BELAWAN, [Gaperta.id] – Sejumlah Warga masyarakat Kota Medan mendatangi Kantor PLN UID Sumatera Utara pada Jumat (5/6/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB untuk menyampaikan aspirasi terkait pemadaman listrik yang dinilai berdampak langsung terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Massa Aksi yang didominasi oleh pemuda tersebut berlangsung secara damai. Masyarakat menilai pemadaman listrik yang terjadi pada malam hari telah menghambat aktivitas ekonomi warga, khususnya para pedagang kecil yang menggantungkan pendapatannya pada usaha malam hari.

Salah satu orator dari massa dalam orasinya, Alpin Lubis menyampaikan bahwa listrik merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Menurutnya, pemadaman yang terjadi pada jam-jam usaha dapat menyebabkan kerugian ekonomi bagi pedagang kecil.

Jangan Lewatkan :  Bukan Hanya bagi Petani, Kampung Reforma Agraria Desa Duyu Juga Bantu Ekonomi Warga Sekitar

“Kami hadir untuk menyampaikan keluhan masyarakat. Banyak UMKM yang tidak bisa berjualan ketika listrik padam. Kami berharap PLN memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu,” ujar Alpin Lubis.

Bahkan disaat berorasi Alpin terlihat membuka bajunya sebagai wujud protes atas kematian lampu.

“Saya membuka baju ini sebagai wujud protes atas rasa gerah dan panas yang dirasakan oleh warga akibat matinya lampu sehingga menyebabkan alat elektronik masyarakat seperti kipas angin atau AC tidak bisa dinyalakan. Medan ini panas kalau tanpa kipas angin atau pendingin, tegasnya dalam orasinya.

Jangan Lewatkan :  Musda DPD KNPI Dumai ke-XIV, Ini Visi Misi Ketua Terpilih 2024-2026 Nanda Aulia Rahmat..!!!

Sementara itu, Nugra, salah seorang masyarakat yang turut hadir dalam penyampaian aspirasi tersebut, mengatakan bahwa aksi ini berangkat dari kepedulian terhadap kondisi para pelaku usaha kecil yang terdampak pemadaman listrik.

“Tadi kami mendengar langsung keluhan pedagang yang tidak bisa berjualan karena listrik padam. Mereka tidak bisa mengoperasikan peralatan usaha dan kehilangan pelanggan. Karena itu kami datang untuk menyampaikan aspirasi agar kondisi ini menjadi perhatian PLN,” kata Nugra.

Jangan Lewatkan :  Patroli Samapta Bersepeda, Polres Ketapang Hadir di Tengah Masyarakat

Masyarakat menegaskan bahwa kehadiran mereka tidak membawa kepentingan organisasi tertentu, melainkan murni untuk menyuarakan keluhan warga dan pelaku UMKM yang terdampak pemadaman listrik.

Melalui penyampaian aspirasi ini, masyarakat berharap PLN dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik serta memberikan informasi yang jelas kepada pelanggan apabila terjadi gangguan maupun pemadaman.

Bagi masyarakat dan pelaku UMKM, ketersediaan listrik yang stabil merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha dan perekonomian keluarga.