Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

KEMBALI! Dua Tronton Batu Bara Lolos Melintasi Wilkum Polres Batanghari, Aktivis Jambi Desak Usut Penyebabnya

Avatar photo
86
×

KEMBALI! Dua Tronton Batu Bara Lolos Melintasi Wilkum Polres Batanghari, Aktivis Jambi Desak Usut Penyebabnya

Sebarkan artikel ini

Jambi, [Gaperta.id] – Kembali menjadi sorotan publik, dua unit truk tronton bermuatan batu bara dilaporkan berhasil melintasi wilayah hukum Polres Batanghari sebelum akhirnya diamankan oleh Satlantas Polres Muaro Jambi.

Peristiwa tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah ketatnya pengawasan terhadap angkutan batu bara di Provinsi Jambi. Publik mempertanyakan bagaimana kedua kendaraan tersebut dapat melewati wilayah hukum Polres Batanghari hingga akhirnya diamankan di wilayah hukum Polres Muaro Jambi.

Menanggapi hal itu, Aktivis Jambi Amri S.Pd memberikan apresiasi kepada Satlantas Polres Muaro Jambi yang telah mengamankan kedua kendaraan tersebut.

«”Bravo Satlantas Polres Muaro Jambi yang telah mengamankan dua unit tronton batu bara tersebut. Saya berharap kendaraan itu jangan langsung dilepas sebelum dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Jika ditemukan adanya pelanggaran, termasuk dugaan muatan melebihi dimensi dan kapasitas (ODOL), maka proseslah sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Amri.»

Jangan Lewatkan :  Dansatgas pamtas RI Malaysia Yon Armed 16 TK Menghadiri Gerakan Pngan Murah di PLBN Entikong

Menurut Amri, selain melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan muatan, aparat juga perlu mengusut secara menyeluruh bagaimana kedua truk tersebut dapat melintasi wilayah hukum Polres Batanghari tanpa terlebih dahulu dilakukan penindakan.

«”Yang paling penting adalah mengungkap bagaimana kedua truk itu bisa lolos dari wilayah hukum Polres Batanghari dan di mana Kanit Satlantas polres Batanghari Benny??? Publik berhak mengetahui apakah ada kelalaian dalam pengawasan atau faktor lainnya. Hal ini harus dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” tegasnya.»

Jangan Lewatkan :  Sekolah Luar Biasa "SLB" Arroyan Pegang Mandat (Komando) Karnaval Hari Jadi Subulussalam Ke-61 Tahun

Amri juga meminta Kapolda Jambi melakukan evaluasi apabila nantinya hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran prosedur, kelalaian, maupun pelanggaran kode etik oleh oknum yang bertugas dalam pengawasan dan penindakan angkutan batu bara.

«”Kalau nantinya memang ditemukan adanya pelanggaran kode etik, penyalahgunaan kewenangan, atau tindakan yang tidak profesional, saya meminta Kapolda Jambi mengambil langkah tegas. Bila perlu lakukan evaluasi bahkan pergantian terhadap Kasat Lantas maupun Kanit lantas polres Batanghari yang bertanggung jawab, agar penegakan hukum berjalan profesional, adil, dan tidak menimbulkan anggapan adanya perlakuan tebang pilih,” kata Amri.»

Jangan Lewatkan :  Rudi Hutagaol Resmi Dilantik Menjadi Ketua DPD MOSI Sumut

Lebih lanjut, Amri menilai keterbukaan informasi dari aparat penegak hukum sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, setiap proses penindakan harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Batanghari maupun Polres Muaro Jambi terkait kronologi lengkap, hasil pemeriksaan kendaraan, serta alasan kedua truk tersebut dapat melintasi wilayah hukum Polres Batanghari sebelum akhirnya diamankan. Media masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.