BEKASI, [gaperta.id] – Minggu (21/6/2026) Kepala Tim Perbantuan Penataan Percepatan TP3 Pasar Baru Cikarang, Samsudin, keluarkan imbauan tegas ke seluruh pedagang kaki lima PKL: stop jualan di trotoar dan bahu jalan raya.
Imbauan itu disampaikan langsung di lokasi Pasar Baru Cikarang. Samsudin juga beri apresiasi ke Dinas Perdagangan UPTD Wilayah IV yang rutin undang pengurus jasa dolak untuk dialog bareng pedagang.
Dagang di Dalam, Jangan di Luar. Samsudin minta PKL punya kesadaran dari diri sendiri. Tempat relokasi seadanya di Pasar Baru harus dimaksimalkan.
“Udah direlokasi ke dalam pasar, ya jangan dagang di trotoar atau jalan raya lagi. Itu ganggu pengguna jalan dan rawan kecelakaan. Kita butuh kerja sama semua pihak biar tertib,” tegas Samsudin.
Menurutnya, penataan lapak ke dalam pasar bukan buat mempersulit. Tujuannya jelas: nyaman buat pembeli, lancar buat pengendara, dan aman buat pedagang sendiri.
Pesan Kompak Jangan Saling Iri: Selain soal lokasi, Samsudin titip pesan penting ke sesama pedagang. Kuncinya satu: kompak dan jaga kondusivitas.
“Antar pedagang harus kompak, jaga suasana kondusif. Jangan saling iri-irian. Rezeki mah nggak akan ketukar, masing-masing udah ada bagiannya,” ujarnya sambil senyum ke pedagang.
Target Pasar Baru Cikarang Makin Tertib. TP3 Pasar Baru Cikarang berharap sinergi dengan UPTD Wilayah IV, seluruh PKL terus jalan.
Kalau semua patuh, Pasar Baru Cikarang bisa jadi contoh pasar rakyat yang rapi, aman, dan nyaman buat transaksi.
“Kita sama-sama jaga. Pedagang nyaman, pembeli betah, lalu lintas lancar. Itu tujuan kita semua,” tutup Samsudin.














