Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
RegionalTNI/POLRI

Kodaeral I Klarifikasi Terkait Narasi Menyesatkan Di Mensos Soal Pengosongan Rumah Dan Intimidasi Warga

Avatar photo
32
×

Kodaeral I Klarifikasi Terkait Narasi Menyesatkan Di Mensos Soal Pengosongan Rumah Dan Intimidasi Warga

Sebarkan artikel ini

BELAWAN, [Gaperta.id] – Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) menyampaikan klarifikasi terkait beredarnya informasi dan narasi di media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta mengadu domba antara prajurit TNI AL Kodaeral I dengan masyarakat dan pemilik rumah di wilayah Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Kodaeral I menegaskan bahwa tidak pernah mengeluarkan himbauan kepada warga untuk mengosongkan rumah, mengusik tempat tinggal masyarakat, maupun melakukan intimidasi terhadap pemilik rumah di sekitar lokasi. Informasi yang menyebut adanya tindakan tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Sabtu (15/08/2026).

‎Kodaeral I menyayangkan adanya upaya provokasi dari oknum-oknum yang diduga masih berupaya menguasai lahan negara secara ilegal. Sebelumnya, upaya tersebut dilakukan dengan mengatasnamakan masyarakat atau kelompok tani, namun tidak membuahkan hasil. Saat ini, pola yang digunakan justru bergeser melalui narasi provokatif yang berpotensi mengadu domba aparat dengan warga pemilik rumah yang berada di sekitar lokasi ketahanan pangan Kodaeral I di Lapangan Mensen, Jalan Limau Manis, Medan Sinembah.

‎Kodaeral I menegaskan bahwa tindakan tercela berupa penyebaran informasi yang tidak benar dan upaya mengadu domba tersebut sangat berbahaya karena dapat merusak keharmonisan antara masyarakat dengan petugas ketahanan pangan Kodaeral I di lapangan yang selama ini telah terjalin dengan baik. Kehadiran prajurit Kodaeral I di wilayah tersebut pada prinsipnya berkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan lahan kosong untuk kegiatan ketahanan pangan, bukan untuk mengganggu atau mengusik rumah warga yang telah berdiri dan ditempati masyarakat.

‎Kadispen Kodaeral I menegaskan bahwa pemasangan pamflet pengumuman di sekitar 30 rumah warga Limau Manis, dilakukan oleh oknum provokator yang kini tengah diburu bersama aparat penegak hukum. ‎Kodaeral I memastikan tidak pernah ada imbauan pengosongan rumah bagi warga. Masyarakat diimbau tetap tenang, kritis, dan selalu mengonfirmasi kebenaran informasi kepada pihak berwenang agar tidak terhasut isu adu domba. Dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, Kodaeral I mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keharmonisan lingkungan.

Jangan Lewatkan :  Musda Golkar XI Sulut Disorot, Diduga Wartawan Dibatasi Akses Pers

‎Kodaeral I mengajak masyarakat Limau Manis untuk semakin cerdas dan kritis dalam menerima setiap informasi, khususnya informasi yang berpotensi menjadi hasutan dan provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Setiap informasi hendaknya dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang agar tidak berkembang menjadi fitnah, propaganda, maupun narasi adu domba yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

‎Kodaeral I berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan yang humanis, komunikatif, persuasif, serta menghormati masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas. Kodaeral I juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman, tertib dan harmonis serta tidak memberikan ruang bagi oknum yang berupaya memecah hubungan baik antara warga dengan prajurit TNI AL. Kodaeral I menegaskan kembali, tidak ada himbauan kepada warga untuk mengosongkan rumah warga di wilayah Limau Manis.

Penulis: Bambang Hermanto