Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Regional

PWI Labuhanbatu dan Lapas Kelas IIA Rantauprapat Perkuat Sinergi Informasi Publik dan Edukasi Pemasyarakatan

Avatar photo
40
×

PWI Labuhanbatu dan Lapas Kelas IIA Rantauprapat Perkuat Sinergi Informasi Publik dan Edukasi Pemasyarakatan

Sebarkan artikel ini

RANTAUPRAPAT, [Gaperta.id] — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Labuhanbatu bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat memperkuat sinergi dalam penyampaian informasi publik yang objektif, proporsional dan edukatif kepada masyarakat.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara pengurus PWI Labuhanbatu dan jajaran Lapas Kelas IIA Rantauprapat di ruang Kepala Lapas, Jalan Juang 45, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Senin (21/9/2026).

Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Yosef Sihombing, mengatakan pihaknya terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sejak dirinya mulai memimpin lembaga tersebut sekitar satu bulan terakhir.

Menurutnya, kehadiran insan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan kepada publik berbagai program pembinaan yang dijalankan di dalam Lapas.

Jangan Lewatkan :  Koperasi Jasa Pekerja Putri Tujuh PT KPI Kilang Dumai Sabet Penghargaan di Puncak Hari UMKM Nasional 2024

Program tersebut mencakup pembinaan kemandirian, kerohanian, serta kegiatan lain yang diarahkan untuk mendukung proses pembinaan warga binaan.

“Sudut pandang memang bisa berbeda, tergantung dari mana kita melihatnya. Namun yang terpenting, informasi program pembinaan tersampaikan secara objektif dan berimbang kepada masyarakat,” ujar Yosef.

Ia menilai komunikasi yang terbuka antara Lapas dan media menjadi salah satu cara untuk memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai sistem pemasyarakatan.

Dorong Keterbukaan Informasi

Yosef menegaskan bahwa Lapas Kelas IIA Rantauprapat berkomitmen membangun pola pelayanan yang lebih terbuka dan transparan sesuai tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Jangan Lewatkan :  Penginapan Citra Sekayam Diduga Jadi Sarang Prostitusi Online Bermodus Deposit.

Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang benar mengenai aktivitas pembinaan di dalam Lapas sehingga lembaga pemasyarakatan tidak hanya dipandang sebagai tempat menjalani hukuman.

Pemberitaan yang proporsional juga diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bahwa pembinaan terhadap warga binaan merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan.

PWI: Media Punya Fungsi Edukasi

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Labuhanbatu, Erni M. Hasibuan, S.E., M.M., menyampaikan bahwa hubungan kemitraan antara PWI dan Lapas Kelas IIA Rantauprapat telah terjalin sebelumnya dan diharapkan semakin kuat ke depan.

Menurut Erni, media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab memberikan edukasi kepada masyarakat.

Jangan Lewatkan :  Warga Kapuas Hulu Pertanyakan Transparansi Dana Desa, Sejumlah Aset Diduga Raib.

 “Kita ingin kemitraan ini semakin kokoh ke depannya. Media dapat digandeng untuk menyebarkan pemahaman yang benar seputar sistem pemasyarakatan kepada seluruh lapisan masyarakat,” kata Erni.

Ia menambahkan, komunikasi yang baik antara lembaga publik dan insan pers dapat membantu menghasilkan pemberitaan yang lebih akurat, berimbang serta mudah dipahami masyarakat.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai pola komunikasi, keterbukaan informasi dan peluang kerja sama dalam penyampaian berbagai program pembinaan kepada publik.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat akses informasi masyarakat sekaligus mendorong keterbukaan pelayanan di lingkungan Lapas Kelas IIA Rantauprapat.