Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukumPeristiwa

SMP Negeri 50 Kerinci Dibobol Maling, TV, Speaker dan Tabung Gas Raib Di Gondol Maling

Avatar photo
206
×

SMP Negeri 50 Kerinci Dibobol Maling, TV, Speaker dan Tabung Gas Raib Di Gondol Maling

Sebarkan artikel ini

KERINCI, [Gaperta.id] – Aksi pencurian kembali terjadi di SMP Negeri 50 Kerinci. Sekolah yang berada di desa koto aro, kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci itu dibobol maling pada Senin malam (27/7/2026). Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang inventaris sekolah dilaporkan hilang.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel jendela serta merusak besi pengaman hingga berhasil masuk ke dalam ruangan sekolah.

Jangan Lewatkan :  Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Barang-barang yang berhasil dibawa kabur pelaku di antaranya satu unit televisi, satu unit speaker, serta satu tabung gas.

Salah seorang guru, Afifi Reni Humaira, mengatakan bahwa aksi pencurian ini bukan pertama kali terjadi. Menurutnya, sekolah tersebut sudah tiga kali menjadi sasaran pencurian.

Ini sudah yang ketiga kalinya sekolah kami dibobol maling. Baru kali ini kami melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polres Kerinci,” ujar Afifi Reni Humaira.

Usai menerima laporan, Tim Inafis Satreskrim Polres Kerinci langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas mengumpulkan sejumlah barang bukti serta memeriksa kondisi bangunan yang diduga menjadi jalur masuk pelaku.

Jangan Lewatkan :  Feri Tobe: Dari Ladang ke Panggung, Raih Dukungan Gubernur NTT untuk DMD Panggung Rezeki!!

Pihak kepolisian menyatakan kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku dan mencari barang bukti yang dapat mengarah pada proses penangkapan.
Pihak sekolah berharap pelaku segera ditangkap agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Jangan Lewatkan :  Babak Baru Cinta Terlarang Oknum Guru PPPK dan Guru PNS SDN 08 Mas Bangun Kayong Utara

Mereka juga meminta adanya peningkatan keamanan di lingkungan sekolah demi melindungi aset pendidikan dan memberikan rasa aman bagi para guru maupun siswa.