Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Regional

Kabut Asap Jadi Perhatian, PT RHM Bagikan Masker kepada Warga Suban dan Lubuk Bernai

Avatar photo
82
×

Kabut Asap Jadi Perhatian, PT RHM Bagikan Masker kepada Warga Suban dan Lubuk Bernai

Sebarkan artikel ini

TANJUNG JABUNG BARAT, [Gaperta.id] — Kondisi kabut asap yang memengaruhi kualitas udara di sejumlah wilayah Provinsi Jambi kembali menjadi perhatian berbagai pihak. Di tengah situasi tersebut, PT Rimba Hutani Mas (RHM) mengambil langkah sosial dengan membagikan masker kepada masyarakat di dua desa di Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kegiatan dilaksanakan secara bertahap. Pembagian pertama berlangsung di Desa Suban pada Selasa (6/10/2026), kemudian dilanjutkan ke Desa Lubuk Bernai pada Rabu (7/10/2026).

Tim perusahaan turun langsung menemui masyarakat dan membagikan masker kepada warga yang masih melakukan aktivitas sehari-hari di luar rumah.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat, terutama ketika kondisi udara kurang baik dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga yang harus tetap bekerja, bepergian, maupun menjalankan aktivitas lainnya.

Masker yang dibagikan diharapkan menjadi salah satu bentuk perlindungan dasar untuk membantu mengurangi paparan langsung terhadap udara yang tercemar partikel asap.

Jangan Lewatkan :  PBNU Bekukan Kepengurusan PWNU Jambi Hasil Konferwil 2025, Gus Danil Ditunjuk sebagai Ketua Sementara

Namun, pembagian masker bukan satu-satunya pesan yang disampaikan. Tim PT RHM juga mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama kabut asap masih berlangsung.

Warga diimbau menggunakan masker ketika berada di luar rumah, mengurangi aktivitas di ruang terbuka apabila tidak mendesak, serta lebih memperhatikan kondisi kelompok yang relatif rentan seperti anak-anak, lanjut usia dan masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan tertentu.

Perwakilan PT Rimba Hutani Mas menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan respons perusahaan terhadap kondisi yang tengah dirasakan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

> “Situasi seperti ini membutuhkan perhatian bersama. Kami berupaya memberikan dukungan yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat, salah satunya melalui pembagian masker,” ujarnya.

Menurut pihak perusahaan, keberadaan badan usaha di suatu wilayah tidak hanya berkaitan dengan aktivitas operasional. Komunikasi dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar juga menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan yang sehat serta berkelanjutan.

Jangan Lewatkan :  Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Kawasan Pesisir Lewat PLTS untuk Kelompok Wanita Mundam Berseri

Karena itu, kegiatan di Desa Suban dan Lubuk Bernai turut dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan warga.

Kehadiran di lapangan dinilai penting karena kondisi yang dihadapi masyarakat tidak selalu dapat dipahami hanya melalui laporan administratif. Pertemuan langsung memungkinkan pihak perusahaan melihat situasi sekaligus mendengarkan kebutuhan maupun masukan dari warga.

Di tengah persoalan kabut asap, kepedulian semacam ini juga memperlihatkan bahwa perlindungan kesehatan masyarakat memerlukan keterlibatan banyak pihak.

Pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan unsur lainnya memiliki ruang masing-masing untuk berkontribusi. Langkah kecil seperti penyediaan masker memang tidak serta-merta menyelesaikan persoalan kualitas udara, namun dapat membantu masyarakat menghadapi dampaknya dalam aktivitas sehari-hari.

PT Rimba Hutani Mas menyebut perhatian terhadap aspek sosial dan lingkungan di sekitar wilayah operasional menjadi bagian yang akan terus dibangun melalui komunikasi dengan masyarakat.

Jangan Lewatkan :  Pembangunan Mesjid Agung Sultan Anum Sekadau Sempat Mangkrak

Perusahaan juga menyatakan akan menjaga koordinasi dan sinergi dengan warga sesuai kebutuhan serta perkembangan kondisi di lapangan.

Bagi masyarakat, situasi kabut asap sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan memiliki hubungan langsung dengan kesehatan dan kehidupan sehari-hari. Pencegahan kebakaran hutan dan lahan, menjaga kualitas lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap membutuhkan kesadaran bersama.

Karena itu, pembagian masker di Suban dan Lubuk Bernai semestinya tidak hanya dilihat sebagai penyerahan bantuan, tetapi juga sebagai pesan bahwa menghadapi persoalan lingkungan memerlukan kehadiran, kepedulian dan tanggung jawab bersama.

Di tengah udara yang kurang bersahabat, perhatian terhadap kesehatan masyarakat menjadi hal yang tidak dapat dikesampingkan. Sebab ketika persoalan lingkungan mulai menyentuh ruang hidup warga, setiap bentuk kepedulian nyata—sekecil apa pun—menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat.

(Donal/Redaksi)