Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Nasional

BELAWAN JANGAN JADI CELAH PENYELUNDUPAN! H. IRFAN HAMIDI APRESIASI PENGUNGKAPAN 1,16 TON KETAMIN

Avatar photo
42
×

BELAWAN JANGAN JADI CELAH PENYELUNDUPAN! H. IRFAN HAMIDI APRESIASI PENGUNGKAPAN 1,16 TON KETAMIN

Sebarkan artikel ini

Tokoh Masyarakat Medan Utara Ingatkan Pentingnya Membongkar Jaringan Penyelundupan hingga ke Akar, Jangan Biarkan Kawasan Pesisir Menjadi Celah Peredaran Barang Terlarang

MEDAN BELAWAN, [Gaperta.id] – Keberhasilan aparat gabungan menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin melalui kapal tanker MT Global 168 mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Medan Utara, H. Irfan Hamidi.

Pengungkapan berskala besar tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat pengawasan kawasan perairan dan pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, yang memiliki posisi strategis dalam aktivitas pelayaran dan perdagangan internasional.

H. Irfan Hamidi menilai keberhasilan aparat mengamankan muatan ketamin dalam jumlah besar patut mendapatkan dukungan masyarakat. Namun, ia juga berharap langkah penegakan hukum tidak berhenti pada penyitaan barang bukti dan pengamanan pihak-pihak yang berada di atas kapal.

Pengusutan secara menyeluruh terhadap pihak yang diduga mengendalikan kegiatan penyelundupan menjadi harapan penting masyarakat agar kejahatan serupa tidak terus berulang.

Apresiasi untuk Kerja Aparat Gabungan

H. Irfan Hamidi menyampaikan penghargaan terhadap upaya bersama Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Polisi Perairan Baharkam Polri, serta unsur aparat lainnya dalam mengungkap dugaan penyelundupan ketamin tersebut.

Menurut pandangannya, kerja sama lintas instansi menjadi kekuatan penting dalam menghadapi ancaman penyelundupan melalui jalur laut yang memiliki wilayah pengawasan luas dan kompleks.

Operasi terhadap kapal MT Global 168 menunjukkan pentingnya koordinasi, ketelitian pemeriksaan, serta respons aparat terhadap informasi mengenai aktivitas pelayaran yang dicurigai.

Bagi masyarakat Belawan, keberhasilan penindakan tersebut diharapkan bukan hanya menjadi capaian sesaat, tetapi turut memperkuat sistem pengawasan keamanan kawasan pesisir.

Jangan Lewatkan :  GANN Gaungkan “Aku Anak Hebat, Aku Jauhi Narkoba!”, Tanamkan Semangat Antinarkotika Sejak Dini

H. Irfan: Jalur Laut Belawan Harus Mendapat Perhatian Serius

Sebagai tokoh masyarakat Medan Utara, H. Irfan memandang pengawasan jalur laut merupakan kebutuhan penting untuk melindungi kawasan Belawan dari berbagai bentuk aktivitas penyelundupan.

Menurutnya, posisi Belawan sebagai kawasan pelabuhan strategis perlu diimbangi pengawasan yang konsisten terhadap lalu lintas kapal dan barang.

Ia berharap instansi berwenang semakin memperkuat patroli, pemeriksaan, serta pertukaran informasi agar potensi penyelundupan dapat dideteksi dan ditindak sesuai hukum.

Perhatian tersebut dinilai penting mengingat aktivitas penyelundupan bukan sekadar pelanggaran terhadap ketentuan perdagangan dan kepabeanan, tetapi juga dapat menimbulkan ancaman terhadap keamanan serta ketertiban masyarakat.

Belawan harus tetap menjadi kawasan pelabuhan yang aman bagi perdagangan, aktivitas ekonomi, dan kehidupan masyarakat pesisir.

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin, Delapan Orang Diamankan

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aparat gabungan berhasil mengamankan kapal MT Global 168 yang diduga digunakan untuk mengangkut ketamin melalui jalur laut.

Kapal tersebut dibawa ke Pelabuhan Belawan untuk kepentingan pemeriksaan dan pengembangan penyidikan.

Dalam pengungkapan itu, petugas menyita barang bukti ketamin seberat 1.160 kilogram atau setara 1,16 ton.

Delapan orang turut diamankan, terdiri atas tujuh warga negara Indonesia dan seorang warga negara asing.

Perkara tersebut menjadi perhatian luas setelah hasil operasi gabungan dipaparkan dalam konferensi pers pada Jumat (23/10/2026).

Jangan Lewatkan :  Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan, Menteri Nusron Ajak IPPAT dan Pemda Jawa Barat Perkuat Sinergi

Besarnya jumlah barang bukti menimbulkan perhatian terhadap kemungkinan adanya jaringan yang mengatur pengadaan, pengangkutan, dan rencana distribusi ketamin tersebut.

Aparat diharapkan mampu menelusuri seluruh pihak yang memiliki keterkaitan dengan dugaan penyelundupan berdasarkan bukti yang sah.

Jangan Berhenti pada Kapal dan Barang Bukti

H. Irfan berharap pengungkapan MT Global 168 ditindaklanjuti melalui proses penyidikan yang profesional, transparan, dan menyeluruh.

Menurut pandangannya, upaya penegakan hukum perlu diarahkan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga merencanakan, membiayai, maupun mengendalikan kegiatan penyelundupan.

Langkah tersebut penting agar penindakan tidak hanya berfokus pada orang yang ditemukan di lapangan, tetapi mampu menjangkau pihak yang terbukti bertanggung jawab berdasarkan hasil pemeriksaan aparat.

Pada saat yang sama, seluruh proses hukum harus tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan hak-hak pihak yang diperiksa.

Keberhasilan menyita barang bukti merupakan langkah besar. Namun, keberhasilan membongkar jaringan serta mencegah penyelundupan berikutnya menjadi tantangan penegakan hukum yang sesungguhnya.

Tokoh Masyarakat Ajak Warga Lindungi Generasi Muda

Selain memberikan apresiasi kepada aparat, H. Irfan turut menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran ilegal zat berbahaya.

Ia memandang keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan lembaga pendidikan memiliki peran dalam membangun kesadaran generasi muda.

Menurutnya, upaya pencegahan harus berjalan beriringan dengan tindakan penegakan hukum.

Jangan Lewatkan :  Rutan Dumai dan Posbakumadin Berikan Penyuluhan Hukum Kepada Warga Binaan

Kesadaran masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan melalui saluran resmi, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan zat terlarang dinilai dapat membantu memperkuat pencegahan.

Perlindungan terhadap generasi muda juga membutuhkan kerja sama berkelanjutan, bukan hanya gerakan sesaat ketika terjadi pengungkapan perkara besar.

Dari Belawan, Harapan Penegakan Hukum yang Lebih Kuat

Apresiasi yang disampaikan H. Irfan Hamidi menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap kerja aparat dalam menjaga keamanan kawasan pesisir Sumatera Utara.

Ia berharap keberhasilan pengungkapan MT Global 168 dapat diikuti dengan penguatan pengawasan wilayah perairan, peningkatan sinergi antarlembaga, serta langkah hukum yang konsisten terhadap setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Bagi masyarakat Medan Utara, keamanan pelabuhan dan perairan Belawan tidak hanya berkaitan dengan kelancaran aktivitas ekonomi, tetapi juga menyangkut perlindungan lingkungan sosial dan masa depan generasi penerus.

Sebab, menjaga Belawan bukan hanya menjaga pintu gerbang perdagangan, melainkan juga menjaga keselamatan masyarakat yang hidup dan menggantungkan harapan di wilayah pesisir tersebut.

Pengungkapan 1,16 ton ketamin menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk memperkuat kewaspadaan dan memastikan jalur laut Indonesia tidak dimanfaatkan untuk kegiatan penyelundupan.

Dari Belawan, H. Irfan Hamidi menyuarakan harapan agar penegakan hukum terus diperkuat, jaringan penyelundupan diusut secara tuntas, dan masyarakat semakin terlindungi dari ancaman peredaran ilegal zat berbahaya.

Penulis: Bambang HermantoEditor: Gaperta.id