Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Jalan Di Sepanjang KIM Mabar Hancur Seperti Ranjau,Yang Setiap Saat Menjadi Ancaman Pengendara

Avatar photo
351
×

Jalan Di Sepanjang KIM Mabar Hancur Seperti Ranjau,Yang Setiap Saat Menjadi Ancaman Pengendara

Sebarkan artikel ini

MEDAN DELI, [Gaperta.id] – Sejumlah pengendara yang melintasi sepanjang Jl.Pulau Nias Utara Kawasan Industri Medan (KIM) Mabar mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan tumpukan material proyek perbaikan paving block yang memakan bahu jalan.kamis(25/09)

Kondisi ini dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor, karena tidak adanya rambu-rambu peringatan yang dipasang Oleh pihak (KIM) di lokasi tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan terlihat bahwa sebagian area jalan telah digali dan tergenang air, membentuk lubang yang cukup besar.

Jangan Lewatkan :  Dalam Menyambut HUT RI ke-80 SMA Negeri 1 Pangkatan Adakan Fashion Show, Dihadirkan Miss Sumut 2025 Santa Grace Sidabutar.

Lubang ini berada tepat di dekat tumpukan material paving block, kerikil, dan pasir yang berserakan hingga ke bahu jalan.

Material ini tidak hanya mempersempit ruang gerak kendaraan, tetapi juga berpotensi menyebabkan pengendara tergelincir, apalagi saat malam hari dan kondisi penerangan yang minim.

Salah seorang pengendara, Iwan (35), mengungkapkan kekecewaannya Terhadap pihak (KIM) Kawasan industri Medan”Tidak ada lampu peringatan atau rambu-rambu sama sekali. Kalau tidak hati-hati, apalagi malam hari, bisa jatuh. Ini sangat bahaya,” ujarnya.

Jangan Lewatkan :  Terjadi Pemblokiran WhatsApp Seorang Kepala Desa Pasar Siulak Gedang Kerinci Kepada Wartawan, "Realisasi Dana Desa!!"

Kondisi ini diperparah saat hujan, di mana lubang yang tergenang air menjadi tidak terlihat, sehingga sulit dibedakan dari permukaan jalan yang normal.

Pihak berwenang dan kontraktor yang bertanggung jawab atas proyek ini diharapkan segera mengambil tindakan.

Pemasangan rambu-rambu peringatan, lampu penerangan tidak di Area Perkerjaan tersbut dan pembatas jalan sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan para pengguna jalan.

Jangan Lewatkan :  Beri Kuliah Umum di UNWAHAS, Menteri Nusron Ingin Ciptakan Restrukturisasi Distribusi Tanah

Jalan rusak dan bergelombang, tidak merata, lampu penerangan banyak yang mati. Sehingga kami sebagai Karyawan pekerja di KIM (Kawasan Industri Medan) sangat sulit melewati jalan tersebut. Kami meminta kepada pengelola KIM agar segera melakukan perbaikan,” ungkapnya.

Selain itu, penataan material proyek yang lebih rapi agar tidak mengganggu arus lalu lintas juga menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan pembenahan yang merata Terhadap jalan di (KIM).